Hubungan Tingkat Kesepian Dengan Depresi Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin

Roif, Muhammad (2026) Hubungan Tingkat Kesepian Dengan Depresi Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover & Abstract.pdf - Published Version

Download (297kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (176kB)
[img] Text (Bab Akhir)
BAB Akhir.pdf - Published Version

Download (38kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (211kB)
[img] Text (Tugas Akhir Full Text)
SKRIPSI ROIF ALHAMDULILLAH NEW.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Lansia pada umumnya mengalami berbagai perubahan kondisi kesehatan, salah satunya pada aspek psikologis. Salah satu bentuk perubahan psikologis adalah depresi yang dapat dipengaruhi oleh kesepian, terutama pada lansia yang tinggal di panti. Keterbatasan interaksi sosial serta minimnya dukungan keluarga menjadi faktor yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan mental lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kesepian dengan depresi pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross- sectional. Sampel penelitian berjumlah 80 lansia yang diambil menggunakan teknik total sampling. Tingkat kesepian diukur menggunakan UCLA Loneliness Scale Version 3, sedangkan tingkat depresi diukur menggunakan Geriatric Depression Scale (GDS-30). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil uji normalitas, data tidak berdistribusi normal sehingga analisis hubungan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kesepian dan depresi pada lansia dengan nilai koefisien korelasi rₛ = 0,689 dan nilai signifikansi p = 0,000. Hubungan tersebut bersifat kuat dan positif, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kesepian, maka semakin tinggi tingkat depresi pada lansia. Nilai koefisien determinasi (R² = 0,475) menunjukkan bahwa kesepian memberikan kontribusi sebesar 47,5% terhadap depresi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Diharapkan pihak panti untuk memberikan edukasi “relaksasi afirmasi positif” untuk menurunkan depresi pada lansia.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Gusti Sumarsih, S.Kp., M.Biomed ; Ns. Mahathir, M.Kep., Sp.Kep.Kom
Uncontrolled Keywords: Kesepian, Depresi, Lansia, Panti Sosial
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 20 Apr 2026 05:04
Last Modified: 20 Apr 2026 05:04
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523480

Actions (login required)

View Item View Item