Ardiansyah, Nyimas Andrea Ramadhani (2026) Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Lupus Eritematosus Sistemik di RSUP Dr. M. Djamil. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (COVER DAN ABSTRAK)
[COVER dan ABSTRAK] Skripsi - Nyimas Andrea.pdf Download (141kB) |
|
|
Text (BAB 1 - Pendahuluan)
[BAB I] Skripsi - Nyimas Andrea.pdf Download (104kB) |
|
|
Text (BAB AKHIR)
[BAB AKHIR] Skripsi - Nyimas Andrea.pdf Download (86kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
[DAFTAR PUSTAKA] Skripsi - Nyimas Andrea.pdf Download (113kB) |
|
|
Text (SKRIPSI FULL TEXT - Nyimas Andrea)
[WM SOFTCOPY] Skripsi - Nyimas Andrea Ramadhani A..pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Lupus Eritematosus Sistemik (LES) merupakan penyakit autoimun kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang serta kepatuhan tinggi terhadap pengobatannya. Tingkat pengetahuan pasien diduga berperan dalam membentuk perilaku kepatuhan minum obat namun hubungan keduanya masih menunjukkan hasil yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan minum obat serta menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat pasien LES di RSUP Dr. M. Djamil, Padang. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 76 odapus yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui dua kuesioner, yakni kuesioner tingkat pengetahuan menggunakan Lupus Knowledge Questionnaire-Revised (LKQ-R) yang sudah dimodifikasi dan kuesioner tingkat kepatuhan minum obat menggunakan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) versi modifikasi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact Test karena asumsi uji Chi-Square tidak terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang dengan lupus (odapus) memiliki tingkat pengetahuan sedang (72,4%) dan tingkat kepatuhan minum obat tinggi (69,7%). Hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat (p = 0,361). Temuan ini menunjukkan bahwa kepatuhan minum obat tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan tetapi juga oleh faktor lain seperti kondisi klinis, efek samping obatm serta faktor psikososial. Tingkat pengetahuan merupakan salah satu faktor kepatuhan minum obat namun bukan satu-satunya faktor determinan Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar odapus memiliki tingkat pengetahuan sedang dan kepatuhan tinggi serta tingkat pengetahuan tidak terbukti berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan minum obat. Diperlukan pendekatan edukasi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kepatuhan terapi pada odapus.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr. Dwitya Elvira, Sp.PD-KAI, FINASIM; Dr. dr. Amel Yanis, Sp.KJ (K) |
| Uncontrolled Keywords: | Lupus Eritematosus Sistemik; tingkat pengetahuan; tingkat kepatuhan minum obat; odapus |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 04:45 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 04:46 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517684 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]