Wira Sina, Aiyu (2026) Optimasi Degradasi Zat Warna Remazol Brilliant Blue R (Rbbr) dan Procion Red menggunakan Tio₂/Zeolit secara Fotolisis serta Aplikasi ada Simulasi Campurannya. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (400kB) |
|
|
Text (BAB 1- Pendahuluan)
BAB 1 - Pendahuluan.pdf - Published Version Download (188kB) |
|
|
Text (BAB 5 - Penutup)
BAB 5 - Penutup.pdf - Published Version Download (166kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (160kB) |
|
|
Text
Tugas Akhir fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Zat warna sintetis Remazol Brilliant Blue R (RBBR) dan Procion Red merupakan zat warna reaktif yang banyak digunakan dalam industri tekstil dan berpotensi mencemari lingkungan perairan karena sulit terdegradasi secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum degradasi zat warna Remazol Brilliant Blue R (RBBR) dan Procion Red berdasarkan persen degradasi menggunakan katalis TiO₂/Zeolit, membandingkan persen degradasi menggunakan katalis TiO₂/Zeolit, TiO₂ murni, zeolit murni, dan tanpa katalis serta mengkaji pengaruh penyinaran UV terhadap proses degradasi, serta menganalisis kestabilan struktur katalis TiO₂/Zeolit sebelum dan sesudah degradasi menggunakan karakterisasi FTIR dan XRD. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi waktu fotolisis, massa katalis, konsentrasi awal larutan, dan volume larutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum degradasi RBBR dicapai pada massa katalis 0,4 gram, waktu fotolisis 45 menit, konsentrasi awal 30 mg/L, dan volume larutan 30 mL dengan persen degradasi sebesar 92,05%, sedangkan kondisi optimum degradasi Procion Red diperoleh pada massa katalis 0,6 gram, waktu fotolisis 30 menit, konsentrasi awal 30 mg/L, dan volume larutan 20 mL dengan persen degradasi sebesar 87,92%. Pada larutan campuran RBBR dan Procion Red diperoleh persen degradasi optimum sebesar 65,95–72,97%, yang lebih rendah dibandingkan larutan tunggal akibat kompetisi adsorpsi dan pemanfaatan radikal hidroksil oleh kedua zat warna. Perbandingan persen degradasi menunjukkan bahwa katalis TiO₂/Zeolit memiliki kinerja terbaik dengan urutan efektivitas TiO₂/Zeolit > TiO₂ murni > zeolit murni > tanpa katalis. Penyinaran UV terbukti meningkatkan persen degradasi melalui aktivasi TiO₂ yang menghasilkan radikal hidroksil (•OH), sehingga degradasi berlangsung lebih efektif dibandingkan tanpa penyinaran UV. Karakterisasi FTIR menunjukkan bahwa gugus fungsi utama komposit TiO₂/Zeolit tetap dipertahankan setelah proses degradasi dengan hanya terjadi sedikit pergeseran bilangan gelombang dan perubahan persen transmitan, sedangkan hasil XRD menunjukkan tidak adanya perubahan fase kristal maupun pergeseran sudut difraksi (2θ) yang signifikan setelah degradasi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa komposit TiO₂/Zeolit memiliki kestabilan struktur yang baik dan berpotensi digunakan kembali sebagai fotokatalis dalam pengolahan limbah zat warna tekstil.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Zilfa, MS. Prof. Dr. Safni, M.Eng. |
| Uncontrolled Keywords: | Degradasi;Fotolisis;TiO2/Zeolit;Remazol Brilliant Blue R; Procion Red. |
| Subjects: | C Auxiliary Sciences of History > C Auxiliary sciences of history (General) Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z665 Library Science. Information Science |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Kimia |
| Depositing User: | S1 Kimia Kimia |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 04:24 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 04:24 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533657 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]