Anastasya, Raihanis (2026) Analisis Faktor Determinan Praktik ASI Eksklusif pada Ibu dengan Riwayat Pernikahan Usia Muda di Kecamatan Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatann. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (215kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (141kB) |
|
|
Text (BAB VII)
08. BAB VII.pdf - Published Version Download (111kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (228kB) |
|
|
Text (Tesis Fulltext)
10. Tesis Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Praktik pemberian ASI eksklusif pada ibu dengan riwayat pernikahan usia muda masih menjadi tantangan karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pengetahuan, akses informasi, dukungan keluarga, dan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor determinan praktik ASI eksklusif pada ibu dengan riwayat pernikahan usia muda di wilayah kerja Puskesmas Inderapura, Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini menggunakan desain mixed methods dengan pendekatan sequential explanatory. Tahap kuantitatif menggunakan desain cross-sectional, kemudian dilanjutkan dengan studi kualitatif melalui wawancara mendalam untuk menjelaskan hasil kuantitatif. Sampel kuantitatif terdiri atas 66 ibu yang memiliki bayi usia 6–18 bulan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik berganda, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik melalui wawancara mendalam terhadap lima informan utama dan empat informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68,2% responden tidak memberikan ASI eksklusif, sedangkan 31,8% berhasil memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Analisis bivariat menunjukkan bahwa pengetahuan (p=0,029; OR=3,250), akses informasi (p=0,041; OR=3,125), dukungan suami atau keluarga (p=0,045; OR=2,945), dan dukungan tenaga kesehatan (p=0,014; OR=3,850) berhubungan bermakna dengan praktik ASI eksklusif. Sebaliknya, sikap dan kunjungan antenatal care (ANC) tidak berhubungan bermakna (p>0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa dukungan tenaga kesehatan merupakan faktor paling dominan (p=0,021; OR=4,190). Temuan kualitatif menunjukkan bahwa sebagian besar ibu telah memiliki niat memberikan ASI eksklusif sejak kehamilan, namun niat tersebut sering melemah setelah persalinan akibat keraguan terhadap kecukupan ASI, anggapan bayi belum kenyang, serta kurangnya pendampingan dalam mengatasi masalah menyusui. Disimpulkan bahwa dukungan tenaga kesehatan berperan penting dalam keberhasilan ASI eksklusif sehingga diperlukan penguatan edukasi, konseling laktasi, dan pendampingan berkelanjutan sejak kehamilan hingga masa menyusui.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | dr. Husna Yetti, PhD ; Dr.dr. Aladin, Sp.OG, Subsp. Obginsos, MPH |
| Uncontrolled Keywords: | ASI eksklusif; pernikahan usia muda; niat menyusui |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S2 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | S2 Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 07:32 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 07:32 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533302 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric