Analisis Tematik dan Dimensi Mimetik Meme Timpa Teks Berdasarkan Respons Pengguna Media Sosial X Pada Juli-November 2025

Anandya, Adlinisa Noraqolby (2026) Analisis Tematik dan Dimensi Mimetik Meme Timpa Teks Berdasarkan Respons Pengguna Media Sosial X Pada Juli-November 2025. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (275kB)
[img] Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (369kB)
[img] Text (Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (207kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (291kB)
[img] Text
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Fenomena timpa teks merupakan bentuk ekspresi kreatif masyarakat dalam merespons isu sosial dan politik melalui modifikasi teks pada tangkapan layar berita, infografis, atau konten digital lainnya. Praktik ini menghasilkan pesan baru yang bernuansa humor, ironi, atau satire, serta berpotensi menimbulkan dampak konstruktif maupun destruktif. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis tema-tema yang muncul dalam meme timpa teks di media sosial X periode Juli–November 2025 dan (2) menganalisis dimensi mimetiknya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis tematik dan analisis dimensi mimetik. Analisis tematik Braun dan Clarke (2017) diterapkan pada 720 tweet hasil crawling yang telah dikurasi untuk memetakan pola respons pengguna terhadap fenomena timpa teks. Selanjutnya, analisis dimensi mimetik Shifman (2014) digunakan untuk mengkaji isi, bentuk, dan sikap dalam 5 meme timpa teks yang beredar pada Juli–November 2025. Analisis tersebut dilengkapi dengan penelusuran respons pengguna pada masing-masing meme untuk memahami konteks pemaknaan yang muncul di ruang digital. Teori literasi digital Belshaw (2014) digunakan untuk mengidentifikasi elemen literasi digital yang muncul dalam praktik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua belas tema utama dalam respons pengguna media sosial X. Selain itu, seluruh tujuh elemen literasi digital Belshaw teridentifikasi dalam praktik meme timpa teks. Lima elemen, yaitu cultural, communicative, confident, critical, dan civic, ditemukan pada seluruh meme yang dianalisis (100%), sedangkan elemen creative hanya ditemukan pada empat dari lime meme (80%) dan elemen constructive hanya ditemukan pada dua dari lima meme (40%). Temuan ini menunjukkan bahwa meme timpa teks tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium ekspresi budaya, komunikasi digital, kreativitas, kritik sosial-politik, dan partisipasi warga digital. Namun, rendahnya penerapan elemen constructive menunjukkan masih adanya kerentanan terhadap misinformasi akibat minimnya pencantuman dokumen asli dalam penyebaran meme timpa teks.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Vitania Yulia, M.A; Novi Elian, S.P., M.Si
Uncontrolled Keywords: netnografi; budaya digital; meme timpa teks; analisis tematik; dimensi mimetik; media sosial X; komunikasi digital
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Komunikasi
Depositing User: S1 Ilmu Komunikasi
Date Deposited: 26 Aug 2026 08:19
Last Modified: 26 Aug 2026 08:19
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533291

Actions (login required)

View Item View Item