Konstruksi Naratif Kriminalitas Massa dalam Film Pengepungan di Bukit Duri Karya Joko Anwar: Kajian Psikologi Gustave Le Bon

Dewi, Anisya Maha (2026) Konstruksi Naratif Kriminalitas Massa dalam Film Pengepungan di Bukit Duri Karya Joko Anwar: Kajian Psikologi Gustave Le Bon. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (02. Bab 1)
02. Bab I .pdf - Published Version

Download (386kB)
[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (268kB)
[img] Text (03. Bab IV)
03. Bab IV (1).pdf - Published Version

Download (250kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka. pdf)
04. Daftar Pustaka .pdf - Published Version

Download (319kB)
[img] Text (05. Skrpsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext,.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Skripsi membahas konstruksi naratif kriminalitas massa dalam film Pengepungan di Bukit Duri karya Joko Anwar. Masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana konskruksi naratif kriminalitas yand ada dalam cerita film Pengepungan di Bukit Duri serta bagaimana tingkah laku atau perilaku massa yang dipresentasikan melalui kajian psikologi Gustave Le Bon. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan konstruksi naratif kriminalitas dalam film Pengepungan di Bukit Duri yang memengaruhi tindakan kriminalitas tokoh dalam cerita.Teori yang digunakan pada penelitian ini merupakan teori psikologi Gustave Le Bon yang membahas mengenai tingkah laku massa, yang timbul karena faktor psikologi, seperti faktor anonymity (anonimitas), suggestibility (sugestibilitas), dan contagion (penularan). Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dengan cara mendeskripsikan data-data berupa peristiwa serta dialog yang ada dalam cerita film kemudian dianalisis dengan menggunakan tinjauan psikologi Gustave Le Bon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita film Pengepungan di Bukit Duri merepresentasikan berbagai tindakan kriminalitas mulai dari kekerasan seksual, kekerasan fisik yang berupa perundungan, pembakaran, pembunuhan, dan terdapat tindakan kriminal penjarahan yang dilakukan secara berkelompok atau ditengah kerumunan serta dilakukan di tengah situasi kerusuhan. Tindakan kriminalitas tersebut dipengaruhi oleh perilaku massa yang menyebabkan individu kehilangan kontrol terhadap diri sendiri dan mulai bertindak secara agresif. Faktor anonimitas terlihat disaat tokoh merasa terlindungi oleh kelompok atau kerumunan sehingga memunculkan keberanian untuk melakukan tindakan kriminal dan brutal. Faktor sugestibilitas terlihat ketika muculnya pegaruh tokoh yang dominan mulai memengaruhi anggota suatu kelompok atau kerumunan untuk melakukan tindakan kriminalitas. Dan sementara itu, faktor penularan terlihat dari penyebaran emosi dan tindakan kriminalitas yang mulai berkembang di tengah kerumunan. Dengan demikian, cerita film ini memperlihatkan atau merepresentasikan bagaimana perilaku massa serta situasi atau kondisi sosial yang dapat menciptakan tindakan kriminalitas yang tidak terkendali di tengah kerumunan. Skripsi membahas konstruksi naratif kriminalitas massa dalam film Pengepungan di Bukit Duri karya Joko Anwar. Masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana konskruksi naratif kriminalitas yand ada dalam cerita film Pengepungan di Bukit Duri serta bagaimana tingkah laku atau perilaku massa yang dipresentasikan melalui kajian psikologi Gustave Le Bon. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan konstruksi naratif kriminalitas dalam film Pengepungan di Bukit Duri yang memengaruhi tindakan kriminalitas tokoh dalam cerita.Teori yang digunakan pada penelitian ini merupakan teori psikologi Gustave Le Bon yang membahas mengenai tingkah laku massa, yang timbul karena faktor psikologi, seperti faktor anonymity (anonimitas), suggestibility (sugestibilitas), dan contagion (penularan). Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dengan cara mendeskripsikan data-data berupa peristiwa serta dialog yang ada dalam cerita film kemudian dianalisis dengan menggunakan tinjauan psikologi Gustave Le Bon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita film Pengepungan di Bukit Duri merepresentasikan berbagai tindakan kriminalitas mulai dari kekerasan seksual, kekerasan fisik yang berupa perundungan, pembakaran, pembunuhan, dan terdapat tindakan kriminal penjarahan yang dilakukan secara berkelompok atau ditengah kerumunan serta dilakukan di tengah situasi kerusuhan. Tindakan kriminalitas tersebut dipengaruhi oleh perilaku massa yang menyebabkan individu kehilangan kontrol terhadap diri sendiri dan mulai bertindak secara agresif. Faktor anonimitas terlihat disaat tokoh merasa terlindungi oleh kelompok atau kerumunan sehingga memunculkan keberanian untuk melakukan tindakan kriminal dan brutal. Faktor sugestibilitas terlihat ketika muculnya pegaruh tokoh yang dominan mulai memengaruhi anggota suatu kelompok atau kerumunan untuk melakukan tindakan kriminalitas. Dan sementara itu, faktor penularan terlihat dari penyebaran emosi dan tindakan kriminalitas yang mulai berkembang di tengah kerumunan. Dengan demikian, cerita film ini memperlihatkan atau merepresentasikan bagaimana perilaku massa serta situasi atau kondisi sosial yang dapat menciptakan tindakan kriminalitas yang tidak terkendali di tengah kerumunan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Drs. M. Yusuf, M.Hum. dan Pembimbing : Rizky Amelya Furqan, S.S., M.A.
Uncontrolled Keywords: Konstruksi; Naratif; Kriminalitas; Anonimitas; Sugestilitas; Penularan
Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology
B Philosophy. Psychology. Religion > BX Christian Denominations
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya
Depositing User: S1 Sastra Indonesia
Date Deposited: 29 Aug 2026 04:36
Last Modified: 29 Aug 2026 04:36
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532777

Actions (login required)

View Item View Item