ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM RENCANA PEMBAYARAN BERTAHAP(REHAB) UNTUK PENINGKATAN KEAKTIFAN PESERTA PBPU KOTA PARIAMAN TAHUN 2026

Indrama, Jihaan Firsta (2026) ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM RENCANA PEMBAYARAN BERTAHAP(REHAB) UNTUK PENINGKATAN KEAKTIFAN PESERTA PBPU KOTA PARIAMAN TAHUN 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (175kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (188kB)
[img] Text (03. BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version

Download (141kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (113kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) merupakan kebijakan BPJS Kesehatan yang memberikan alternatif pembayaran tunggakan iuran secara bertahap bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP). Di Kota Pariaman, cakupan kepesertaan JKN telah mencapai 100%, tetapi hingga Desember 2025 masih terdapat 7.982 peserta menunggak iuran. Segmen PBPU memiliki proporsi ketidakaktifan tertinggi, yaitu 3.542 dari 7.256 peserta (48,8%). Pada tahun 2024 terdapat 8.022 peserta menunggak dari seluruh segmen dan 180 peserta (2,24%) mengikuti REHAB; pada tahun 2025 terdapat 7.982 peserta menunggak dan 337 peserta (4,22%) mengikuti REHAB. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program REHAB berdasarkan komponen Context, Input, Process, dan Product (CIPP) dalam meningkatkan keaktifan peserta PBPU di Kota Pariaman. Penelitian kualitatif ini dilaksanakan pada April–Juni 2026 dengan enam informan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, serta diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil menunjukkan bahwa pada aspek context, Program REHAB relevan dengan permasalahan tunggakan dan kebutuhan peserta akan keringanan pembayaran, tetapi kebutuhan informasi dan fleksibilitas layanan belum sepenuhnya terpenuhi. Pada aspek input, pelaksanaan didukung SDM, sarana prasarana, Mobile JKN, dan kebijakan yang memadai, meskipun belum terdapat petugas khusus dan alokasi dana khusus Program REHAB di tingkat Kota Pariaman tidak dapat diidentifikasi. Pada aspek process, pendaftaran dapat dilakukan melalui Mobile JKN dan dibantu di kantor, sedangkan sosialisasi masih terintegrasi dengan sosialisasi JKN secara umum. Pembayaran cicilan bergantung pada komitmen peserta dan masih menghadapi kendala teknis serta finansial. Pada aspek product, tingkat pelunasan cicilan mencapai 60% pada 2024 dan 57,3% pada 2025. Program membantu pemulihan status kepesertaan setelah kewajiban pembayaran diselesaikan, tetapi pemanfaatan program masih rendah. Implementasi Program REHAB telah berjalan sesuai mekanisme, namun efektivitasnya dalam meningkatkan keaktifan peserta PBPU belum optimal. Penguatan sosialisasi, pendampingan layanan digital, evaluasi berkala, dan penyempurnaan mekanisme program diperlukan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Syafrawati SKM., M. Comm Health, Sc. ; Ch. Tuty Ernawati, SKM., M. Kes.
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
J Political Science > JS Local government Municipal government
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: S1 Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 28 Aug 2026 02:54
Last Modified: 28 Aug 2026 02:54
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532482

Actions (login required)

View Item View Item