Abdillah, Muhammad Rafi (2026) Pengaruh Work-Life Integration dan Occupational Stress Terhadap Retensi Perawat Penyakit Dalam Melalui Job Well-Being Di RSUP DR. M. Djamil Padang. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abtstrak)
01. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version Download (389kB) |
|
|
Text (Bab I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (312kB) |
|
|
Text (Bab IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (759kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (338kB) |
|
|
Text (Thesis FullText)
05. THESIS FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Retensi perawat merupakan salah satu tantangan utama dalam pengelolaan sumber daya manusia rumah sakit, khususnya pada perawat Instalasi Penyakit Dalam yang menghadapi tuntutan pekerjaan tinggi, kompleksitas kasus, sistem kerja shift yang berpotensi menurunkan kesejahteraan kerja. Kondisi tersebut dapat memengaruhi keputusan perawat untuk tetap bekerja di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life integration dan occupational stress terhadap retensi perawat melalui mediasi job well-being pada perawat Instalasi Penyakit Dalam RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional melalui metode survei. Populasi penelitian berjumlah 103 perawat dengan sampel sebanyak 87 perawat tetap yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis secara deskriptif menggunakan IBM SPSS 27.0 serta dianalisis secara inferensial menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life integration tidak berpengaruh secara langsung terhadap retensi perawat (β = 0,030; p = 0,859) dan occupational stress juga tidak berpengaruh secara langsung terhadap retensi perawat (β = 0.167; p = 0,326). Sebaliknya, work-life integration berpengaruh positif dan signifikan terhadap job well-being (β = 0,583; p = 0,000), sedangkan occupational stress berpengaruh negatif dan signifikan terhadap job well-being (β = -0,317; p = 0,000). Selanjutnya, job well-being berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi perawat (β = 0,442; p = 0,037). Hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa job well-being memediasi secara signifikan pengaruh work-life integration terhadap retensi perawat (β = 0,258; p = 0,028) serta memediasi pengaruh occupational stress terhadap retensi perawat (β = -0,140; p = 0,037). Dengan demikian, job well-being merupakan mekanisme penting yang menjembatani pengaruh work-life integration dan occupational stress terhadap retensi perawat. Oleh karena itu, upaya peningkatan retensi perawat penyakit dalam di RSUP Dr. M. Djamil Padang perlu difokuskan pada peningkatan kesejahteraan kerja melalui penguatan work-life integration, pengelolaan stres kerja, serta penciptaan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan perawat.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Rahmi Fahmy, SE, MBA.; Dr. Laura Syahrul, SE, MBA. |
| Uncontrolled Keywords: | work-life integration; Job well-being; occupational stress; retensi perawat |
| Subjects: | A General Works > AZ History of Scholarship The Humanities H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S2 Manajemen |
| Depositing User: | S2 Manajemen Manajemen |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 11:20 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 11:20 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531738 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]