Uji Toksisitas Subkronis Oral Air Rebusan Daun Cemara Sumatra (Taxus sumatrana) terhadap Hematologi Mencit Putih (Swiss webster)

Putri, Amelia Nafila (2026) Uji Toksisitas Subkronis Oral Air Rebusan Daun Cemara Sumatra (Taxus sumatrana) terhadap Hematologi Mencit Putih (Swiss webster). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (387kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (342kB)
[img] Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (307kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (329kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Daun cemara Sumatra (Taxus sumatrana) merupakan tumbuhan yang secara tradisional dimanfaatkan sebagai obat herbal. Namun, informasi mengenai keamanan penggunaan berulang masih terbatas sehingga diperlukan pengujian toksisitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi toksisitas subkronis air rebusan daun cemara Sumatra terhadap parameter hematologi mencit putih (Mus musculus) setelah pemberian oral selama 90 hari. Penelitian menggunakan 40 ekor mencit yang dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kelompok kontrol, kelompok dosis 40 mg/kgBB, 80 mg/kgBB, dan 800 mg/kgBB. Parameter hematologi yang diamati meliputi eritrosit, hemoglobin, hematokrit, leukosit, trombosit, neutrofil batang, neutrofil segmen, limfosit, monosit, eosinofil, dan basofil. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA, Welch ANOVA, Kruskal–Wallis, dan uji lanjut sesuai karakteristik data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air rebusan daun cemara Sumatra tidak memberikan pengaruh yang bermakna terhadap sebagian besar parameter hematologi (p>0,05). Persentase limfosit cenderung berada di bawah rentang normal, sedangkan neutrofil segmen relatif lebih tinggi, namun keduanya tidak berbeda bermakna antar kelompok perlakuan. Jumlah leukosit menunjukkan perbedaan yang bermakna (p<0,05), terutama antara kelompok dosis 40 mg/kgBB dengan dosis 80 mg/kgBB dan 800 mg/kgBB, tetapi seluruh nilainya masih berada dalam rentang fisiologis mencit. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian air rebusan daun cemara Sumatra hingga dosis 800 mg/kgBB selama 90 hari belum menunjukkan efek toksik yang bermakna secara biologis terhadap parameter hematologi mencit putih.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. apt. Dachriyanus, Ph. D; Prof. apt. Fatma Sri Wahyuni, Ph. D
Uncontrolled Keywords: Taxus sumatrana; cemara Sumatra; toksisitas subkronis; parameter hematologi; Swiss webster.
Subjects: Q Science > QK Botany
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 26 Aug 2026 04:18
Last Modified: 28 Aug 2026 08:11
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531590

Actions (login required)

View Item View Item