Hermanto, Fauziah Maulana (2026) Efektivitas Serbuk Mahkota Nanas sebagai Adsorben dalam Penyisihan Kadmium (Cd) dari Air Tanah pada Adsorpsi Sistem Batch. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (172kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (177kB) |
|
|
Text (BAB V)
0.3 BAB V.pdf - Published Version Download (98kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
0.4 Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (255kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
0.5 Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kadmium (Cd) merupakan salah satu logam berat pencemar air tanah yang berasal dari berbagai aktivitas antropogenik dan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan serta kesehatan. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas serbuk mahkota nanas sebagai adsorben berbasis biomassa untuk menyisihkan Cd dari air tanah melalui proses adsorpsi batch. Percobaan menggunakan larutan artifisial Cd dilakukan dengan memvariasikan ukuran partikel dan dosis adsorben, pH, konsentrasi awal Cd, serta waktu kontak untuk memperoleh kondisi optimum. Konsentrasi Cd dianalisis menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA), sedangkan karakteristik adsorben dikaji melalui SEM-EDX dan FTIR. Kondisi optimum diperoleh pada ukuran partikel 0,25–0,50 mm, dosis adsorben 6 g/L, pH 7, konsentrasi awal Cd 0,2 mg/L, dan waktu kontak 180 menit, dengan efisiensi penyisihan 92,83% serta kapasitas adsorpsi 0,0309 mg/g. Aplikasi pada air tanah dengan konsentrasi awal Cd 0,1351 mg/L menghasilkan efisiensi penyisihan 88,90% dan kapasitas adsorpsi 0,0200 mg/g pada pH optimum, sedangkan pada pH asli diperoleh efisiensi 88,26% dan kapasitas adsorpsi 0,0199 mg/g. Data adsorpsi mengikuti model isoterm Langmuir (KL = 4,3245 L/mg; qm = 0,2563 mg/g) dan kinetika pseudo-second-order (k = 7,0226 menit⁻¹; qe = 0,0314 mg/g), yang menunjukkan pembentukan lapisan monolayer dan dominasi interaksi kimia dalam proses adsorpsi. Hasil SEM-EDX menunjukkan permukaan adsorben yang kasar dan berpori dengan dominasi unsur C dan O, sedangkan FTIR mengonfirmasi keberadaan gugus hidroksil, karbonil, dan karboksil sebagai situs aktif pengikatan Cd. Serbuk mahkota nanas berpotensi sebagai adsorben alternatif untuk pengolahan air tanah tercemar Cd, namun aktivasi tetap diperlukan untuk meningkatkan kinerja adsorpsi sehingga air olahan memenuhi baku mutu.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Ir. Denny Helard, S.T., M.T., Ph.D ; Prof. Shinta Indah, S.Si., M.T., Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | Adsorben; Adsorpsi; Air Tanah; Kadmium (Cd); Mahkota Nanas |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | S1 Teknik Lingkungan |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 10:21 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 10:21 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531145 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric