Saputri, Oktriana (2026) ETHNIC ENTREPRENEURSHIP PEREMPUAN SUKU BELIDA STUDI ETNOGRAFI PADA UMKM KERUPUK DAN KEMPLANG DI DESA LEMBAK, KECAMATAN LEMBAK, KABUPATEN MUARA ENIM. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (511kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (302kB) |
|
|
Text (Penutup)
Penutup.pdf - Published Version Download (273kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (252kB) |
|
|
Text (TESIS Full Text)
TESIS OKTRIANA SAPUTRI 2420821002-FIX Kliring Perpus.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Kewirausahaan perempuan dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pedesaan tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga merupakan bagian dari praktik sosial dan budaya yang terlekat dalam kehidupan masyarakat. Namun, sebagian besar kajian masih cenderung melihat kewirausahaan perempuan dalam kerangka ekonomi formal dan belum banyak mengkaji keterkaitannya dengan nilai budaya, proses pewarisan, serta jaringan sosial berbasis kekerabatan. Dalam konteks ini, perempuan Suku Belida di Desa Lembak, Kabupaten Muara Enim, mengembangkan usaha kerupuk dan kemplang sebagai bentuk kewirausahaan etnik yang terintegrasi dengan identitas budaya dan relasi sosial lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan studi dokumentasi terhadap 25 informan yang terdiri dari 17 pelaku usaha dan 8 informan pengamat. Analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif untuk memahami praktik kewirausahaan perempuan dalam konteks sosial-budaya lokal secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewirausahaan perempuan Suku Belida terbentuk melalui proses pewarisan pengetahuan dan keterampilan yang berlangsung secara turun-temurun dalam keluarga. Aktivitas kewirausahaan meliputi proses produksi dan distribusi yang berbasis pada jaringan sosial kekerabatan. Karakteristik budaya kewirausahaan yang menonjol meliputi nilai kerja keras, kejujuran, dan kebersamaan dalam produksi. Selain itu, pengembangan UMKM didukung oleh berbagai pihak, terutama keluarga sebagai aktor utama, serta pemerintah dan akademisi sebagai pendukung eksternal. Jaringan sosial yang terbangun berperan penting dalam menyediakan tenaga kerja, akses bahan baku, distribusi produk, serta menjaga kepercayaan dan reputasi usaha. Keterlibatan perempuan dalam aktivitas ini tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga memperkuat posisi dan peran perempuan dalam pengambilan keputusan rumah tangga, sehingga berkontribusi pada proses pemberdayaan perempuan. Kata Kunci: Kewirausahaan Etnik, Suku Belida, Perempuan, Jaringan Sosial, UMKM
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Lucky Zamzami, M.Soc. Sc |
| Uncontrolled Keywords: | Kewirausahaan Etnik, Suku Belida, Perempuan, Jaringan Sosial, UMKM |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology G Geography. Anthropology. Recreation > GR Folklore H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HC Economic History and Conditions H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S2 Antropologi |
| Depositing User: | S1 Antropologi Sosial |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 07:51 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 07:51 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530275 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric