Zen, Aisyifa Gustia (2026) Perlindungan Hukum Nasabah yang Mengalami Gagal Transaksi pada Layanan Mobile Banking BRI MOBILE (BRIMO). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (967kB) |
|
|
Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (287kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (285kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Layanan mobile banking hadir sebagai inovasi digital perbankan untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah, efisien, dan praktis kepada nasabah dalam melakukan transaksi perbankan. Namun, dibalik berbagai kemudahan yang ditawarkan layanan mobile banking tersebut, terdapat risiko dalam penggunaannya, salah satunya kegagalan nasabah melakukan transaksi menggunakan layanan mobile banking. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap nasabah yang mengalami gagal transaksi pada layanan BRI Mobile serta mekanisme dan proses penyelesaian yang diberikan bank kepada nasabah yang mengalami gagal transaksi pada layanan BRImo. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan sifat penelitian deskriptif analitis. Sumber data utama menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan narasumber di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap nasabah diberikan dalam bentuk perlindungan preventif dan represif. Perlindungan preventif diwujudkan melalui pembentukan instrumen regulasi oleh pemerintah seperti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, dan juga didukung dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. Perlindungan represif dapat dilakukan melalui jalur non litigasi berupa layanan pengaduan nasabah dan penyelesaian sengketa melalui LAPS SJK, serta jalur litigasi melalui gugatan perdata di pengadilan. Mekanisme penyelesaian permasalahan gagal transaksi dapat dilakukan nasabah dengan mengajukan pengaduan melalui BRI Mobile, call center BRI, maupun customer service. Bank bersedia bertanggung jawab dengan memberikan ganti rugi berupa pengembalian dana apabila kerugian nasabah terbukti terjadi akibat kesalahan sistem atau gangguan layanan perbankan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Rembrandt, S.H., M.Pd. ; Daswirman N, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Hukum; Gagal Transaksi; Mobile Banking |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | S1 Hukum Hukum |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 07:55 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 07:55 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530199 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]