Gambaran Tingkat Stres pada Penderita Bruxism di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Andalas

Farina, Jihan (2026) Gambaran Tingkat Stres pada Penderita Bruxism di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (734kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (305kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (290kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (310kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Stres merupakan respon psikologis dan fisiologis yang dapat memicu bruxism melalui aktivasi aksis hipotalamus-pituitari-adrenal yang meningkatkan ketegangan otot orofasial. Penelitian mengenai gambaran tingkat stres pada populasi umum penderita bruxism, khususnya di rumah sakit gigi dan mulut di Indonesia, masih terbatas. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran tingkat stres pada penderita bruxism di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Andalas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional, dilaksanakan pada bulan Maret–Juni 2026 di RSGM Universitas Andalas. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling terhadap penderita bruxism berusia 20–50 tahun yang teridentifikasi melalui Bruxscreen-Q dan Bruxscreen-C, kemudian tingkat stres diukur menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale-10 (PSS-10). Total sampel penelitian berjumlah 37 responden (18 laki-laki dan 19 perempuan). Hasil: Penelitian ini menunjukkan klasifikasi bruxism terbanyak berdasarkan pola aktivitas otot adalah clenching bruxism (54,1%), dan berdasarkan waktu terjadinya adalah awake bruxism (70,3%). Sebagian besar responden (67,6%) memiliki tingkat stres sedang, diikuti tingkat stres tinggi (18,9%) dan rendah (13,5%). Tingkat stres sedang mendominasi pada kedua jenis kelamin, seluruh responden kelompok usia 20–30 tahun, kelompok pendidikan SMA/SLTA dan S1, serta kelompok pekerjaan pelajar/mahasiswa. Kesimpulan: Mayoritas penderita bruxism di RSGM Universitas Andalas memiliki tingkat stres sedang, dengan clenching bruxism dan awake bruxism sebagai klasifikasi bruxism yang paling banyak ditemukan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: drg. Eni Rahmi, Sp.Pros ; drg. Asep Darya Darma Putra, Sp.KGA
Uncontrolled Keywords: Bruxism; Stres; Perceived Stress Scale-10; BruxScreen
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Depositing User: S1 Kedokteran Gigi
Date Deposited: 19 Aug 2026 04:10
Last Modified: 19 Aug 2026 04:10
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529842

Actions (login required)

View Item View Item