Putri, Dayang, Hafiza (2026) Analisis Pemborosan pada Proses Produksi Crumb Rubber di PT Famili Raya. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (307kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf - Published Version Download (609kB) |
|
|
Text (Bab Akhir)
BAB Akhir.pdf - Published Version Download (265kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (282kB) |
|
|
Text (Tugas Akhir Full Text)
Tugas Akhir Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan industri manufaktur mendorong perusahaan untuk meningkatkan efisiensi proses produksi guna mempertahankan daya saing. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah lean manufacturing yang berfokus pada identifikasi dan eliminasi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (waste). PT Famili Raya merupakan perusahaan pengolahan crumb rubber tipe SIR 20 yang masih menghadapi berbagai pemborosan dalam proses produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan yang paling berpengaruh terhadap efisiensi proses produksi serta merumuskan usulan perbaikan yang sesuai. Metode yang digunakan adalah Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan aliran proses produksi secara menyeluruh dan mengidentifikasi pemborosan. Waste Assessment Model (WAM) untuk mengidentifikasi dan menentukan pemborosan yang dominan dalam proses produksi, Value Stream Analysis Tools (VALSAT) untuk memilih alat analisis yang sesuai dalam mengidentifikasi pemborosan secara lebih rinci, dan fishbone diagram untuk mengidentifikasi dan menganalisis akar penyebab terjadinya pemborosan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemborosan yang paling berpengaruh adalah pemborosan transportasi sebesar 19,73%, pemborosan defect sebesar 18,81%, dan pemborosan waiting sebesar 14,95%. Transportation waste disebabkan oleh keterbatasan forklift yang mengakibatkan tingginya frekuensi perpindahan material. Pemborosan Defect ditandai dengan adanya cacat white spot akibat proses pengeringan yang kurang optimal, serta defect ferrous akibat kontaminasi partikel logam. Sementara itu, pemborosan waiting terjadi pada proses hanging selama 14 hari. Hasil analisis VALSAT menunjukkan Process Activity Mapping (PAM) sebagai tools terpilih dengan nilai 558,10 yang terdiri atas 19 aktivitas value added (43%), 23 aktivitas necessary non-value added (43%), dan 3 aktivitas non-value added (7%). Usulan perbaikan meliputi penambahan satu unit forklift, pemasangan magnetic grate separator, dan penggunaan microwave dryer. Implementasi usulan tersebut dapat menurunkan leadtime dari 1.245.920 detik menjadi 179.189 detik
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ir. Elita Amrina, S.T., M.Eng., Ph.D, IPU, ASEAN Eng; Fidruzal Fahlevi S.T, M.T. |
| Uncontrolled Keywords: | Lean Manufacturing; Waste Assessment Model; Value Stream Analysis Tools; Value Stream Mapping; Crumb Rubber |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri |
| Depositing User: | S1 Teknik Industri |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 05:22 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 05:22 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529509 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric