Hafizhah, Nasywa Nur (2026) Determinan Faktor Pencarian Pertolongan Kesehatan Non Farmakologi Terkait Kejadian Dismenore Primer Pada Mahasiswi Kebidanan Program Sarjana Universitas Andalas Tahun 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (02. Bab I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (221kB) |
|
|
Text (03. Bab VII)
03. Bab VII.pdf - Published Version Download (171kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (189kB) |
|
|
Text
05. Skripsi FullText.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Dismenore primer adalah masalah kesehatan reproduksi yang umum dialami remaja dan wanita usia muda, dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penanganannya dapat berupa farmakologi maupun nonfarmakologi, dengan nonfarmakologi dipilih karena lebih aman, mudah, dan mandiri. Pencarian pertolongan nonfarmakologi dipengaruhi oleh tempat tinggal, akses pelayanan kesehatan, tingkat pengetahuan, dan tingkat nyeri. Penelitian ini bertujuan mengetahui determinan faktor pencarian pertolongan kesehatan nonfarmakologi terkait dismenore primer pada mahasiswi Kebidanan Program Sarjana Departemen Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel yaitu, total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden yang bertempat tinggal di kos sebanyak 78,0%, memiliki akses pelayanan kesehatan mudah sebanyak 75%, dan memiliki pengetahuan baik sebanyak 82,8%. Tingkat nyeri terbanyak adalah nyeri sedang sebanyak 46,9%. Dari seluruh responden yang mengalami dismenore primer, sebanyak 65,6% melakukan pencarian pertolongan kesehatan nonfarmakologi. Tidak terdapat hubungan antara tempat tinggal (p=0,600) dan akses pelayanan kesehatan (p=0,761) dengan pencarian pertolongan kesehatan nonfarmakologi. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan (p=0,026) dan tingkat nyeri dismenore (p=0,021) dengan pencarian pertolongan kesehatan nonfarmakologi. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah faktor determinan pencarian pertolongan kesehatan non farmakologi adalah tingkat pengetahuan dan tingkat nyeri dismenore. Diharapkan remaja dapat meningkatkan pengetahuan serta menerapkan penanganan nonfarmakologi dismenore yang aman.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | dr. Firdawati, M.Kes., Ph.D., FISPH., FISCM; Aldina Ayunda Insani, Bd., M.Keb |
| Uncontrolled Keywords: | dismenore primer; nonfarmakologi; pencarian pertolongan kesehatan; pengetahuan; tingkat nyeri |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan |
| Depositing User: | S1 Kebidanan Kebidanan |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 01:25 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 01:25 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529469 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]