Inka, Selvia (2026) Studi Fenomenologi: pengalaman pasien hemodialisa dalam mengelola suffering. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (94kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (147kB) |
|
|
Text (BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version Download (68kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (259kB) |
|
|
Text (Thesis Fulltext)
05. Thesis Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis mengalami perubahan kompleks dalam kehidupan yang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga aspek psikologis, sosial, dan spiritual. Pengalaman penderitaan (suffering) pada pasien hemodialisis sering kali berkaitan dengan keterbatasan tubuh, perubahan peran, ketidakpastian masa depan, serta kebutuhan untuk menemukan makna dalam kondisi penyakit kronis. Namun, pemahaman mengenai bagaimana pasien secara aktif mengelola suffering masih perlu dieksplorasi secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman pasien hemodialisis dalam mengelola suffering berdasarkan perspektif fenomenologi. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan melibatkan pasien yang menjalani terapi hemodialisis secara rutin. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis Collaizi. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi dan konfirmasi partisipan. Hasil penelitian menghasilkan empat tema utama, yaitu: (1) adaptasi diri mempertahankan kondisi tubuh, (2) regulasi emosi di tengah ketidakpastian, (3) bertahan dengan dukungan relasional, dan (4) pemaknaan di tengah penderitaan. Temuan penelitian menjelaskan bahwa pengelolaan suffering tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga melibatkan strategi psikososial dan spiritual yang saling berakitan. Selain itu, temuan ini menghasilkan pemahaman bahwa pengelolaan suffering pasien hemodialisis berlangsung melalui tiga proses utama, yaitu controlling, strengthening, dan meaning-making. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan model edukasi keperawatan yang berfokus pada pengelolaan suffering pada pasien hemodialisis untuk meningkatkan kemampuan adaptasi pasien dalam menghadapi perubahan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual akibat penyakit kronis.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Emil Huriani, S.Kp., M.N |
| Uncontrolled Keywords: | Hemodialisis; Suffering; Fenomenologi deskriptif; CCMS |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Pascasarjana (S2) |
| Depositing User: | S2 Keperawatan Keperawatan |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 07:27 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 07:27 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529290 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]