Meyanti, Dhea Junia (2026) Asuhan Keperawatan Pada An. A (7 Th) dan Penerapan Art Healing And Play Therapy untuk Mengatasi Masalah Ansietas Akibat Hospitalisasi Pada Kasus Acute Myeloid Leukemia di RSUP Dr M Djamil Padang. Profesi thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak (2).pdf - Published Version Download (332kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (315kB) |
|
|
Text (BAB Akhir (Kesimpulan))
BAB Akhir (Kesimpulan).pdf - Published Version Download (288kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (338kB) |
|
|
Text (Tugas Akhir FULL Text)
Dhea Junia Meyanti 2541312026_FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Acute Myeloid Leukemia (AML) merupakan keganasan hematologi agresif yang jarang terjadi pada anak usia sekolah dan menimbulkan kecemasan antisipatoris akibat prosedur invasif berulang. Hospitalisasi, lingkungan asing, dan paparan venipuncture berulang dapat mengganggu adaptasi, kerja sama pengobatan, serta kualitas hidup anak. Pada pengkajian An. A (7 tahun) dengan AML yang menjalani kemoterapi minggu ke-7, ditemukan gejala pucat, keletihan persisten meski telah beristirahat, serta skor Faces Anxiety Scale for Children (FAS) awal 4 yang menandakan kecemasan berat, disertai sulit tidur dan selalu ingin ditemani ibu. Masalah keperawatan yang ditegakkan adalah ansietas berhubungan dengan krisis situasional, keletihan berhubungan dengan kondisi fisiologis, dan risiko infeksi. Intervensi Art Healing and Play Therapy berupa menggambar selama 15 menit sebelum tindakan medis diterapkan selama tiga hari, dengan kecemasan diukur menggunakan FAS sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan penurunan skor kecemasan konsisten pada setiap sesi: hari pertama dari 4 menjadi 3, hari kedua dari 3 menjadi 2, hari ketiga dari 4 menjadi 2. Art Healing and Play Therapy efektif menurunkan kecemasan antisipatoris, namun terbatas saat prosedur invasif aktif berlangsung. Keberhasilan distraksi bergantung pada fase kecemasan dan lebih optimal bila dikombinasikan dengan keterlibatan orang tua serta manajemen nyeri topikal. Intervensi ini direkomendasikan sebagai intervensi mandiri perawat pada anak dengan hospitalisasi dan prosedur invasif berulang.
| Item Type: | Thesis (Profesi) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Ns. Dwi Novrianda, S.Kep., M.Kep ; Ns. Mutia Farlina, M. Kep., Sp. Kep An |
| Uncontrolled Keywords: | AML, ansietas, art healing, hospitalisasi, play therapy |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Keperawatan > Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | S1 Keperawatan Keperawatan |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 08:02 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 08:02 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528736 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]