Analisis Daya Dukung Fondasi Tiang Pancang Berdasarkan Data N-Spt Studi Kasus: Gedung Mandiri Financial Center Pik 2

Zikri, Fauzan Al (2026) Analisis Daya Dukung Fondasi Tiang Pancang Berdasarkan Data N-Spt Studi Kasus: Gedung Mandiri Financial Center Pik 2. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (414kB)
[img] Text (Bab I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (Bab V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04 . Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Fondasi tiang pancang merupakan elemen struktur bawah yang memegang peranan kritis dalam menjamin keamanan dan stabilitas suatu bangunan, khususnya pada kawasan dengan karakteristik tanah yang kompleks seperti lahan reklamasi pesisir. Proyek Gedung Mandiri Financial Center yang berlokasi di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) Jakarta berdiri di atas tanah reklamasi dengan lapisan lempung lunak tebal, sehingga diperlukan analisis fondasi yang komprehensif mencakup kapasitas aksial, kapasitas lateral, dan prediksi penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung aksial tiang tunggal dan kelompok tiang, daya dukung lateral beserta defleksi kepala tiang, serta penurunan fondasi tiang pancang pada proyek tersebut. Analisis menggunakan data N-SPT dari hasil penyelidikan tanah di lapangan, yang dikombinasikan dengan pemodelan struktur atas menggunakan perangkat lunak ETABS untuk memperoleh beban aksial dan lateral yang bekerja pada fondasi. Daya dukung aksial tiang tunggal dihitung menggunakan metode Meyerhof dan Vesic, daya dukung lateral dihitung menggunakan metode Broms, serta penurunan dihitung menggunakan metode penurunan elastis Meyerhof dan penurunan konsolidasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa daya dukung aksial ultimit tiang tunggal sebesar 2247.92 kN dengan daya dukung izin sebesar 749.31 kN, dan tiang bekerja sebagai friction pile karena tidak ditemukan tanah keras sepanjang kedalaman tiang. Daya dukung izin aksial kelompok tiang berdasarkan metode jumlah tiang diperoleh sebesar 34468.15 kN dan metode keruntuhan blok sebesar 47350.03 kN, keduanya melebihi beban aksial maksimum ETABS sebesar 24628.61 kN sehingga fondasi dinyatakan aman terhadap beban aksial. Daya dukung lateral izin sebesar 83.368 kN lebih besar dari gaya lateral dua arah yang bekerja pada satu tiang sebesar 43.671 kN, dan defleksi kepala tiang sebesar 4.342 mm masih berada di bawah batas izin SNI 8460-2017 sebesar 12 mm, sehingga fondasi aman terhadap beban lateral. Namun demikian, penurunan total yang diprediksi sebesar 488.98 mm melampaui batas izin SNI 8460-2017 sebesar 185.3 mm, yang didominasi oleh penurunan konsolidasi akibat lapisan lempung lunak. Oleh karena itu, direkomendasikan untuk melakukan peningkatan desain fondasi tiang pancang, seperti memperpanjang kedalaman tiang, perluasan dimensi kelompok tiang, guna mengurangi tambahan tegangan pada lapisan lempung lunak dan menekan besarnya penurunan konsolidasi pada kawasan dengan karakteristik geoteknik serupa.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ir. Rina Yuliet, S.T., M.T., IPM
Uncontrolled Keywords: Friction Pile; Metode Meyerhof; Penurunan; Metode Broms; N-SPT
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil
Depositing User: S1 Teknik Sipil
Date Deposited: 14 Aug 2026 05:47
Last Modified: 14 Aug 2026 05:47
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528733

Actions (login required)

View Item View Item