Saragih, Zhalwa Zevira Sutanzani (2026) Pelaksanaan Penyidikan Terhadap Tindak Pidana Penipuan Jual Beli Online Melalui Platform Marketplace dan Media Sosial di Wilayah Hukum Polda Riau. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (454kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB I.pdf - Published Version Download (255kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version Download (270kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (123kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (844kB) | Request a copy |
Abstract
Fenomena jual beli online merupakan fenomena yang sedang berkembang di masyarakat. Transaksi jual beli ini dilakukan melalui media elektronik tanpa adanya pertemuan fisik antara penjual dan pembeli, melainkan melalui interaksi pada platform marketplace atau media sosial. Namun, kemudahan tersebut memicu meningkatnya tindak pidana penipuan online, khususnya di wilayah hukum Kepolisian Daerah Riau. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pelaksanaan penyidikan terhadap tindak pidana penipuan jual beli online melalui platform marketplace dan media sosial di wilayah hukum Kepolisian Daerah Riau; dan (2) mengidentifikasi kendala atau hambatan yang dihadapi dalam proses penyidikan di wilayah hukum Kepolisian Daerah Riau. Metode penelitian yang digunakan dalam peneltitian ini adalah metode yuridis empiris yang bersifat deskriptif analitis dengan pendekatan penelitian lapangan (field research) dan pendekatan kepustakaan (library research). Data yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan penyidikan mengenai tindak pidana penipuan jual beli online di wilayah hukum Kepolisian Daerah Riau telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Namun, pelaksanaan di lapangan belum berjalan secara optimal, yang terlihat dari adanya kesenjangan signifikan antara jumlah laporan yang masuk dengan jumlah perkara yang berhasil diselesaikan. Faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaan penyidikan tersebut yaitu faktor alat bukti, faktor sarana dan prasarana, faktor aparat penegak hukum, faktor masyarakat, dan faktor keterbatasan akses dengan pihak atau instasi lain. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan optimalisasi penyidikan melalui peningkatan kompetensi aparat penegak hukum, penguatan sarana digital forensik, serta kerjasama dengan perbankan, dan penyedia layanan telekomunikasi. Selain itu, diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan pelaporan. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam penguatan efektivitas penyidikan tindak pidana penipuan jual beli online.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Efren Nova, S.H., M.H ; Iwan Kurniawan, S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Penipuan; Jual Beli Online; Penyidikan; Kepolisian Daerah Riau |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | S1 Hukum Hukum |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 02:42 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 08:23 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528426 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric