DANIL, ARMAND (2026) Perbedaan Kadar Kalsidiol (D 25 (Oh)D) Dan Ekspresi Mikrorna-1323 Darah Maternal Antara Persalinan Aterm Dengan Early Preterm (28–34 Minggu). S3 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (810kB) |
|
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB AKHIR KESIMPULAN DAN SARAN)
BAB AKHIR KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version Download (449kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (FULL TEKS DISERTASI)
FULL TEKS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (33MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan Persalinan prematur merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal. Ketidakseimbangan mikronutrien maternal dan disregulasi epigenetik berperan dalam patogenesisnya. Kalsidiol berfungsi sebagai imunomodulator melalui aktivasi reseptor vitamin D, sedangkan miRNA-1323 terlibat dalam regulasi inflamasi dan fungsi plasenta. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan karakteristik subjek, kadar kalsidiol (25(OH)D), dan ekspresi miRNA1323 darah maternal pada persalinan aterm dan early preterm (28–34 minggu). Metode Penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang komparatif dilakukan pada 80 ibu bersalin, terdiri dari 40 persalinan aterm (37–42 minggu) dan 40 early preterm (28–34 minggu). Kadar kalsidiol diukur dengan ELISA dan ekspresi miRNA-1323 dianalisis menggunakan RT-qPCR metode ΔCq. Analisis meliputi uji normalitas, uji non-parametrik, dan uji korelasi (p<0,05). Hasil Rerata kadar kalsidiol maternal pada kelompok early preterm lebih tinggi dibandingkan aterm (27,49±9,18 vs 23,34±9,64 ng/mL; p=0,022), meskipun keduanya berada di bawah nilai normal. Median ekspresi miRNA-1323 juga lebih tinggi pada early preterm, namun tidak bermakna (p=0,709). Tidak ditemukan korelasi antara kadar kalsidiol dan ekspresi miRNA-1323 pada kedua kelompok. Pembahasan Perbedaan kadar kalsidiol mengindikasikan kemungkinan respons terhadap inflamasi pada persalinan prematur, sementara peningkatan miRNA-1323 mencerminkan keterlibatan regulasi epigenetik. Tidak adanya korelasi menunjukkan kedua biomarker bekerja melalui jalur yang berbeda dalam patogenesis yang bersifat multifaktorial. Kesimpulan Kadar kalsidiol maternal berbeda bermakna antara persalinan aterm dan early preterm, sedangkan miRNA-1323 cenderung meningkat tanpa signifikansi. Keduanya berpotensi mencerminkan perubahan biologis pada persalinan prematur
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. dr. Yusrawati, Sp.OG, Subsp. K.Fm., MM., M.HKes ; Prof. Dr. Sc. Agr., Ir. Jamsari, M.P ; Prof. Dr. dr. Masrul, Sp.GK (K) |
| Uncontrolled Keywords: | kalsidiol; miRNA-1323; persalinan aterm; early preterm; biomarker; epigenetik |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Sp-2 Obstetri Dan Ginekologi |
| Depositing User: | Sp-2 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 04:53 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 04:53 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527962 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric