Putra, Muhammad Yudha Ananda (2026) Prototype Alat Bantu Posisi Untuk Pengukuran Keausan Tepi Pahat Menggunakan Mikroskop Optik. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (268kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (227kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (219kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (201kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Keausan pahat merupakan kerusakan atau penurunan kualitas pada mata pahat akibat gesekan, panas, maupun tekanan kontak antara mata pahat dengan benda kerja selama proses pemesinan. Pengukuran keausan penting dilakukan karena akan mempengaruhi kelancaran proses pemesinan serta berpengaruh pada umur pakai pahat. Metode pengukuran dengan mikroskop optik adalah metode yang paling umum digunakan pada studi laboratorium atau kontrol kualitas karena praktis, biaya yang lebih rendah, dan keakuratan pengukuran yang cukup baik. Pengukuran dengan metode ini dapat dilakukan manual langsung dan ada yang menggunakan alat bantu sederhana seperti penjepit mikroskop dan plastisin dalam memposisikan pahat. Meskipun cukup efektif, alat bantu plastisin ini masih memiliki kekurangan seperti proses yang cukup lama dalam pengaturan posisi pahat, ketepatan sudut pengaturan belum terlalu presisi sehingga mata potong yang akan diukur keausannya tidak dalam posisi datar sempurna. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu alat bantu khusus yang dapat digunakan secara praktis dan presisi saat melakukan pengukuran keausan berulang. Tugas Akhir ini dibuat untuk menciptakan alat bantu posisi pahat yang praktis, presisi, universal untuk berbagai jenis pahat, dan dapat digunakan langsung di ruang kerja mikroskop optik. Setelah prototype dibuat, lalu dilakukan pengujian fungsional dan performa dari prototype. Berdasarkan hasil uji fungsional, didapat bahwa prototype sudah mampu menjalankan fungsi vitalnya seperti mampu cekam dan mampu rotasi. Selanjutnya pada uji performa prototype dilakukan pengukuran lebar mata potong berbagai jenis pahat kemudian hasilnya dibandingkan dengan penggunaan dudukan plastisin. Berdasarkan hasil pengujian, prototype alat jauh lebih praktis penggunaannya dengan hanya membutuhkan waktu rata-rata pengaplikasian 10,816 detik, sedangkan dudukan plastisin 33,772 detik. Untuk tingkat akurasi dan presisi hasil pengukuran didapat rata-rata akurasi dan presisi prototype alat adalah 98,115% dan 99,734%, sedangkan pada penggunaan dudukan plastisin menghasilkan rata-rata akurasi dan presisi sebesar 97,014% dan 99,191%. Hasil ini menunjukkan bahwa pengukuran menggunakan prototype lebih akurat dan presisi dibanding penggunaan dudukan plastisin. Tingkat akurasi dan presisi pengukuran ini mengindikasikan kedataran yang dicapai oleh prototype dalam memposisikan mata potong pahat. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa prototype akan mampu menghasilkan pengukuran yang lebih akurat dan presisi pada pengukuran berulang.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ismet Hari Mulyadi, S.T.,M.Sc.,Ph.D. |
| Uncontrolled Keywords: | Keausan pahat; alat bantu posisi; ketepatan sudut; kedataran; waktu pengaplikasian; akurasi dan presisi hasil pengukuran |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin |
| Depositing User: | S1 Teknik Mesin |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 08:31 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 08:31 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527760 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]