PENGGUNAAN PLATELET RICH PLASMA (PRP) PADA LUKA PERINEUM DI PUSKESMAS SEBERANG PADANG KOTA PADANG TAHUN 2024

MUHAMMAD, FADLY (2024) PENGGUNAAN PLATELET RICH PLASMA (PRP) PADA LUKA PERINEUM DI PUSKESMAS SEBERANG PADANG KOTA PADANG TAHUN 2024. S2 thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (245kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB 1 PENDAHULUAN FADLY.pdf - Published Version

Download (323kB)
[img] Text (BAB AKHIR KESIMPULAN)
BAB AKHIR (KESIMPULAN).pdf - Published Version

Download (201kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA FADLY.pdf - Published Version

Download (351kB)
[img] Text (TESIS FULL TEXT)
5. FIX TESIS FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Latar Belakang: Lebih dari 85% wanita yang menjalani persalinan pervaginam akan mengalami berbagai derajat robekan perineum dan sepertiganya merupakan laserasi perineum spontan. Platelet Rich Plasma (PRP) adalah sediaan autologus plasma manusia yang mengandung kadar trombosit yang tinggi dan kaya akan faktor pertumbuhan dan mediator hemostatik dan penyembuhan jaringan, anti inflamasi, dan antimikroba. PRP dapat menjadi pilihan untuk mempercepat dan meningkatkan manajemen konservatif dari penyembuhan luka perineum setelah persalinan pervaginam. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan PRP pada luka perineum Metode penelitian: Suatu uji klinis terpusat tunggal, terkontrol, tidak acak, dan tidak tersamar dirancang pada pasien dengan luka perineum setelah persalinan pervaginam di Puskesmas Seberang Padang di Kota Padang sejak September 2023 - Agustus 2024. Sampel adalah semua wanita yang bersalin dengan derajat luka perineum satu dan dua yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. PRP diambil dari serum masing-masing pasien (autolog). Penyembuhan luka perineum setelah intervensi dinilai dengan skala Redness, Oedema, Ecchymosis, Discharge, Approximation (REEDA). Nyeri luka perineum dinilai bersadarkan Visual Analog Scale (VAS). Analisis univariat ditampilkan dalam bentuk frekuensi dan sebaran. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Fisher exact dimana nilai p < 0,05 dinyatakan signifikan. Hasil: Total sampel pada penelitian ini adalah 56 orang, dengan masing-masing 28 orang kelompok kontrol tanpa pemberian PRP dan kelompok dengan pemberian PRP. Rerata usia pasien adalah 28,38 ± 6,280 tahun. Pendidikan tertinggi adalah SMA 42,9%, sedangkan terendah adalah SD (21,4%). Rerata tinggi badan adalah 155,07 ± 5,190 cm. Hasil IMT memperlihatkan sebesar 80,4% pasien dengan normoweight dan 16,1% overweight. Secara keseluruhan, skala VAS tertinggi adalah 3 (42,9%) dan terendah adalah 1 (5,4%). Prevalensi derajat luka perineum tertinggi secara umum adalah derajat 2 (98,2%). Pada hari ke-7 pasca intervensi, pemberian PRP pada luka perineum memiliki skala REEDA yg unggul, dengan skor healed sebanyak 7,1% dibandingkan kelompok kontrol. Kelompok kontrol memperlihatkan derajat penyembuhan luka moderat (moderately healed (64,3%). Pada kelompok yang diberikan PRP tidak ditemukan pasien dengan kelompok skala REEDA mildly healed dan not healed. Berbeda dengan kelompok kontrol, kategori mildly healed 21,4% dan not healed 14,4%. Uji Fisher exact menemukan nilai p = 0,001 pada pengaruh penggunaan PRP pada luka perineum. Kesimpulan: Terdapat hubungan penggunaan PRP dalam penyembuhan luka perineum yang signifikan pada pasien persalinan pervaginam di Puskesmas Seberang Padang.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Dr. dr. Bobby Indra Utama, Sp. OG, Subsp.Urogin RE
Uncontrolled Keywords: luka perineum, PRP, skala REEDA
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Pascasarjana (S2)
Depositing User: Sp-1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 28 Jul 2026 09:24
Last Modified: 28 Jul 2026 09:24
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/526194

Actions (login required)

View Item View Item