Kajian Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pneumonia Di Ruang Neonatal Intensive Care Unit/Pediatric Intensive Care Unit (NICU/PICU) Rumah Sakit Universitas Andalas

Muhazilla, Ausza Hiya (2026) Kajian Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pneumonia Di Ruang Neonatal Intensive Care Unit/Pediatric Intensive Care Unit (NICU/PICU) Rumah Sakit Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (cover dan abstrak)
01. cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (91kB)
[img] Text (bab 1)
02. bab 1.pdf - Published Version

Download (154kB)
[img] Text (bab v)
03. bab V.pdf - Published Version

Download (30kB)
[img] Text (daftar pustaka)
04. daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (170kB)
[img] Text (skripsifulltext)
05. skripsifulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit infeksi menular dengan angka kematian balita mencapai 19% di dunia. World Health Organization melaporkan bahwa 16% dari seluruh kematian anak dibawah lima tahun disebabkan oleh pneumonia pada tahun 2015. Sumatera Barat merupakan provinsi dengan kasus pneumonia balita kedua tertinggi di wilayah Sumatera. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan data retrospektif pasien pneumonia yang di Ruang Rawat NICU/PICU Rumah Sakit Universitas Andalas Padang tahun 2023-2024. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling, yaitu pengambilan sampel yang memenuhi kriteris inklusi dan ekslusi pada pasien pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, pola penggunaan antibiotik, dan kesesuaian pemberian antibiotik pada pasien pneumonia di ruang NICU/PICU Rumah Sakit Universitas Andalas. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa populasi pneumonia pada bayi laki-laki (51,92 %) dan perempuan (48,08 %) dengan penderita terbanyak berusia >28 hari - <1 tahun (67,3 %). Penggunaan antibiotik terbanyak adalah meropenem dengan terapi awal terbanyak ceftriakson. Antibiotik tunggal yang paling banyak diresepkan adalah meropenem (30,37 %), diikuti oleh seftriakson (22,78 %). Sedangkan untuk antibiotik kombinasi yang paling banyak diresepkan dengan 3 peresepan yaitu ceftriaxone+gentamisin, dan meropenem+azitromisin. Hasil penilaian kesesuaian penggunaan pada pasien pneumonia di ruang NICU/PICU RS UNAND diperoleh sebanyak 67,31 % berdasarkan pedoman PPK Rumah Sakit Universitas Andalas, PNPK pneumonia anak, Dipiro 2023, beserta hasil uji kultur dan uji sensitivitas

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: apt. Yelly Oktavia Sari, M.Pharm, Ph.D;Dr. apt. Hansen Nasif, S.Si, Sp.FRS
Uncontrolled Keywords: antibiotik, pneumonia anak, nicu/picu, kesesuaian antibiotik
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 23 Apr 2026 07:31
Last Modified: 23 Apr 2026 07:31
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525119

Actions (login required)

View Item View Item