HUBUNGAN FREKUENSI KONSUMSI MAKANAN dan MINUMAN KARIOGENIK DENGAN STATUS KARIES PADA SISWA/I KELAS 7 DI MTSN 1 PADANG

Zifiolin, Olviera (2025) HUBUNGAN FREKUENSI KONSUMSI MAKANAN dan MINUMAN KARIOGENIK DENGAN STATUS KARIES PADA SISWA/I KELAS 7 DI MTSN 1 PADANG. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (0I. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (931kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (03. BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version

Download (502kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (24MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut dengan prevalensi tertinggi, terutama pada anak dan remaja. Salah satu faktor risiko terjadinya karies gigi adalah konsumsi makanan dan minuman kariogenik. Makanan dan minuman kariogenik adalah asupan yang mengandung karbohidrat fermentabel dan gula sederhana yang dapat dimetabolisme oleh mikroorganisme plak menjadi asam. Frekuensi konsumsi makanan dan minuman kariogenik yang tinggi dapat memperpanjang kondisi asam pada permukaan gigi sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya karies. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi konsumsi makanan dan minuman kariogenik dengan status karies pada siswa/i kelas 7 di MTsN 1 Padang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel dipilih dengan teknik stratified random sampling, serta didapatkan jumlah sampel sebanyak 85 orang. Frekuensi konsumsi makanan dan minuman kariogenik dinilai menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan status karies dinilai menggunakan indeks DMF-T. Analisis data penelitian diuji menggunakan chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden dengan frekuensi konsumsi kariogenik kategori sedang (50,6%) dengan rata-rata indeks DMF-T yaitu 2,78. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,03 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi makanan dan minuman kariogenik dengan status karies gigi. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara frekuensi konsumsi makanan dan minuman kariogenik dengan status karies pada siswa/i kelas 7 di MTsN 1 Padang.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. drg. Lendrawati, MDSc ; dr. drg. Oryce Zahara, Sp. Ort
Uncontrolled Keywords: Kariogenik; Food Frequency Questionnaire, karies gigi
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi
Depositing User: S1 Kedokteran Gigi
Date Deposited: 23 Apr 2026 03:20
Last Modified: 23 Apr 2026 03:20
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523901

Actions (login required)

View Item View Item