Amanda, Defani (2026) Pola Pengobatan Terapi Komplementer dan Alternatif pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (271kB) |
|
|
Text (BAB I)
Pendahuluan.pdf - Published Version Download (176kB) |
|
|
Text (Kesimpulan dan Saran)
Kesimpulan dan Saran.pdf - Published Version Download (118kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (239kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only until 16 April 2027. Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan memerlukan pengelolaan jangka panjang. Selain terapi medis konvensional, sebagian pasien menggunakan terapi komplementer dan alternatif (Complementary and Alternative Medicine/CAM) sebagai terapi pendukung yang berpotensi menimbulkan risiko apabila tidak terpantau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan CAM serta perbedaan karakteristik demografis antara pasien diabetes melitus tipe 2 yang menggunakan dan tidak menggunakan CAM di Rumah Sakit Universitas Andalas Kota Padang. Penelitian ini merupakan studi deskriptif-analitik dengan desain cross sectional pada pasien diabetes melitus tipe 2 rawat inap dan rawat jalan. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan taraf signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,8% responden menggunakan CAM, dengan jenis terbanyak berupa terapi biologis/herbal (93,3%). Alasan utama penggunaan CAM adalah murah dan aman digunakan (54,7%). Sebagian besar responden tidak menginformasikan penggunaan CAM kepada tenaga kesehatan (78,7%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara penggunaan CAM dengan usia (p=0,000) dan tingkat pendidikan (p=0,008), sedangkan jenis kelamin (p=0,269) dan status pekerjaan (p=0,906) tidak bermakna secara statistik. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan CAM pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Universitas Andalas tergolong tinggi dan dipengaruhi oleh karakteristik demografis tertentu. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan terapi komplementer dan alternatif pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Universitas Andalas tergolong tinggi, dengan terapi biologis/herbal sebagai jenis yang paling banyak digunakan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | apt.Dedy Almasdy,M.Si, Ph.D (Clin Pharm) ; Dr.apt.Hansen Nasif,Sp. FRS |
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes melitus tipe 2; terapi komplementer dan alternatif; CAM; karakteristik demografis |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S1 Farmasi Farmasi |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 03:10 |
| Last Modified: | 17 Apr 2026 03:10 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523252 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric