Hubungan Gejala Depresi dengan Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa Rantau Kedokteran Universitas Andalas

Wulandari, Anisa (2026) Hubungan Gejala Depresi dengan Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa Rantau Kedokteran Universitas Andalas. S1 thesis, Universtas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (655kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (643kB)
[img] Text (BAB VII)
BAB VII.pdf - Published Version

Download (485kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (653kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Mahasiswa rantau merupakan kelompok yang berisiko mengalami masalah kesehatan mental, khususnya gejala depresi, akibat tuntutan akademik, proses adaptasi lingkungan baru, serta keterbatasan dukungan sosial. Gejala depresi yang berkelanjutan dapat meningkatkan risiko munculnya ide bunuh diri apabila tidak terdeteksi dan ditangani secara dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gejala depresi dengan ide bunuh diri pada mahasiswa rantau kedokteran Universitas Andalas. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 220 mahasiswa rantau yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9) untuk mengukur gejala depresi dan Revised-Suicide Ideation Scale (R-SIS) untuk mengukur ide bunuh diri. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian didapatkan nilai median gejala depresi mahasiswa rantau sebesar 7 dengan nilai terendah 0 dan tertinggi 26, sedangkan nilai median ide bunuh diri mahasiswa rantau sebesar 10 dengan nilai terendah 10 dan tertinggi 48. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara gejala depresi dengan ide bunuh diri (p=0,000) dengan koefisien korelasi r=0,666, yang menunjukkan korelasi positif kuat. Hal ini berarti semakin tinggi skor gejala depresi, maka semakin tinggi pula kecenderungan munculnya ide bunuh diri pada mahasiswa rantau. Diperlukan upaya skrining dini, edukasi kesehatan mental, serta intervensi keperawatan dan layanan kesehatan mental berbasis kampus untuk mencegah peningkatan risiko ide bunuh diri pada mahasiswa rantau.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ns. Rika Sarfika, S.Kep, M.Kep ; Ns. Muthmainnah, M.Kep
Uncontrolled Keywords: Gejala Depresi; Ide Bunuh Diri; Mahasiswa Rantau; PHQ-9; R-SIS.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 21 Apr 2026 07:20
Last Modified: 21 Apr 2026 07:20
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523224

Actions (login required)

View Item View Item