Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Jantung Pisang Kepok (Musa paradisiaca. L) Terhadap Kadar Oksitosin Tikus Betina Pascamelahirkan.

Raihan, Aisya Dwi (2026) Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Jantung Pisang Kepok (Musa paradisiaca. L) Terhadap Kadar Oksitosin Tikus Betina Pascamelahirkan. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (262kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (238kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (193kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (195kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Hipogalaktia merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami oleh ibu pascamelahirkan dan dapat menghambat keberhasilan pemberian air susu ibu (ASI) secara optimal. Kondisi ini berkaitan dengan gangguan proses laktasi, khususnya pada hormon oksitosin yang berperan penting dalam refleks pengeluaran ASI melalui kontraksi sel mioepitel alveolus kelenjar mammae. Peningkatan kadar oksitosin umumnya dilakukan melalui terapi farmakologis, namun penggunaan jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, diperlukan alternatif berbasis bahan alam yang lebih aman, salah satunya jantung pisang kepok (Musa paradisiaca L.) yang diketahui memiliki aktivitas galaktogogum dan mengandung senyawa fitokimia seperti flavonoid, fenolik, saponin, dan terpenoid. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus putih betina pascamelahirkan yang dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kontrol positif, kontrol negatif, serta 3 kelompok perlakuan dengan dosis 100, 250, dan 500 mg/kgBB. Perlakuan diberikan mulai hari ke-5 hingga hari ke-14 masa laktasi. Pengukuran kadar oksitosin dilakukan menggunakan metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA), sedangkan pertumbuhan berat badan anak tikus diamati dan dicatat secara berkala. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol jantung pisang kepok dapat meningkatkan kadar oksitosin tikus betina pascamelahirkan dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif (p<0,001). Selain itu, pemberian ekstrak juga berpengaruh terhadap pertumbuhan berat badan anak tikus selama masa laktasi, dengan rata-rata pertumbuhan tertinggi terdapat pada dosis 250 mg/kgBB. Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak etanol jantung pisang kepok berpotensi sebagai galaktogogum alami yang mendukung proses laktasi melalui peningkatan kadar hormon oksitosin.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. apt. Elidahanum Husni, M.Si ; Prof. Dr. apt. Yufri Aldi, M.Si
Uncontrolled Keywords: Musa paradisiaca L.; hormon oksitosin; laktasi; galaktogogum
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 20 Apr 2026 08:10
Last Modified: 20 Apr 2026 08:10
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523041

Actions (login required)

View Item View Item