Potensi Preventif Ekstrak Biji BUah Roda (Hura crepitans L.) Terhadap Perubahan Morfologi Jaringan Hati pada Tikus yang Diinduksi oleh CCl4

Idri, Hestya Huwaidah (2026) Potensi Preventif Ekstrak Biji BUah Roda (Hura crepitans L.) Terhadap Perubahan Morfologi Jaringan Hati pada Tikus yang Diinduksi oleh CCl4. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (395kB)
[img] Text (02. BAB 1)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (343kB)
[img] Text (03. BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version

Download (333kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (353kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Kerusakan hati merupakan kondisi patologis yang ditandai oleh perubahan morfologi jaringan hati seperti degenerasi hepatosit, nekrosis, dan infiltrasi sel inflamasi. Karbon tetraklorida (CCl₄) merupakan agen hepatotoksik yang banyak digunakan untuk menginduksi kerusakan hati melalui mekanisme stres oksidatif. Biji buah roda (Hura crepitans L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi memiliki efek hepatoprotektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi preventif ekstrak biji buah roda terhadap perubahan morfologi jaringan hati tikus yang diinduksi CCl₄. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain post-test only control group. Subjek penelitian terdiri dari 35 ekor tikus putih jantan galur Wistar yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif yang diinduksi CCl₄, serta tiga kelompok perlakuan yang diinduksi CCl₄ dan diberikan ekstrak biji buah roda dengan dosis 125 mg/kgBB, 250 mg/kgBB, dan 500 mg/kgBB. Pemeriksaan histopatologi hati dilakukan menggunakan pewarnaan Hematoksilin-Eosin dan dinilai berdasarkan modifikasi skoring Manja Roenigk. Data dianalisis menggunakan uji Saphiro Wilk, One-way Anova, serta Post-hoc Bonferroni. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan gambaran morfologi jaringan hati pada kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol positif, yang ditandai dengan penurunan derajat degenerasi hepatosit, nekrosis, dan infiltrasi sel inflamasi. Tidak ditemukan perbedaan yang bermakna antar dosis perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak biji buah roda (Hura crepitans L.) memiliki potensi preventif terhadap perubahan morfologi jaringan hati pada tikus yang diinduksi CCl₄.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: dr.Aswiyanti Asri, M.Si, Med, Sp.PA, Subsp. O.G.P (K); Dr.Adrial, M.Kes
Uncontrolled Keywords: Hura crepitans; CCl₄; Morfologi hati; Histopatologi; Hepatoprotektif
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Depositing User: S1 Ilmu Biomedis
Date Deposited: 24 Apr 2026 00:08
Last Modified: 24 Apr 2026 00:08
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522911

Actions (login required)

View Item View Item