Javanny, Aurel Elisia (2026) Analisis Reflux Symptom Index dan Reflux Finding Score pada Pasien Laryngopharyngeal Reflux Setelah Terapi Lansoprazol dan Sukralfat di RS Dr. M. Djamil Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (501kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (311kB) |
|
|
Text (Bab 7 Penutup)
Bab 7 Penutup.pdf - Published Version Download (268kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (291kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text wm.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Laryngopharyngeal reflux (LPR) merupakan inflamasi kronis akibat paparan refluks yang mencapai laring dan faring. Evaluasi klinis umumnya dilakukan menggunakan Reflux Symptom Index (RSI) dan Reflux Finding Score (RFS). Terapi farmakologis LPR masih menunjukkan hasil yang bervariasi, baik pada penggunaan proton pump inhibitor (PPI) tunggal maupun yang dikombinasikan dengan agen pelindung mukosa seperti sukralfat. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan skor RSI dan RFS pada pasien LPR setelah terapi kombinasi lansoprazol dan sukralfat. Penelitian ini merupakan studi analitik retrospektif berbasis rekam medis pasien LPR di RS Dr. M. Djamil Padang periode Januari–Desember 2025, dengan membandingkan skor RSI dan RFS sebelum dan setelah terapi kombinasi lansoprazol dan sukralfat pada pasien yang sama. Sampel diambil dengan metode total sampling dan diperoleh 24 pasien LPR yang mendapat terapi kombinasi lansoprazol dan sukralfat selama 2 minggu dengan data RSI dan RFS lengkap sebelum dan setelah terapi. Data berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro–Wilk, sehingga analisis dilakukan dengan uji t berpasangan (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berusia >50 tahun (66,7%) dan perempuan (66,7%). Keluhan terbanyak adalah mendehem (91,7%) dan temuan RFS tersering berupa obliterasi ventrikel serta eritema/hiperemia (87,5%). Uji t berpasangan menunjukkan penurunan bermakna skor RSI dengan rerata selisih (Δ) 5,542 (p<0,001) serta penurunan bermakna skor RFS dengan rerata selisih (Δ) 3,042 (p<0,001) setelah 2 minggu terapi kombinasi lansoprazol dan sukralfat. Penelitian ini menunjukkan perubahan bermakna pada nilai RSI dan RFS sebelum dan setelah terapi kombinasi lansoprazol dan sukralfat pada pasien LPR.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr. Ade Asyari, Sp.THT-BKL, Subsp.BE(K); dr. Rahmatini, M.Kes |
| Uncontrolled Keywords: | laring; faring; refluks; lansoprazol; sukralfat |
| Subjects: | R Medicine > RF Otorhinolaryngology R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 07:34 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 07:34 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522562 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]