Hifzilia, Nazila (2026) Analisis Ketahanan Hidup Pasien HIV/AIDS yang Mendapatkan Antiretroviral Kombinasi TLD (Tenofovir, Lamivudine, Dolutegravir) dan TLE (Tenofovir, Lamivudine, Efavirenz) di RSUP Dr. M.Djamil Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (246kB) |
|
|
Text (BAB 1)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (248kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (199kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (172kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan penyakit infeksi kronis yang menyerang sistem imun dan dapat berkembang menjadi Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) apabila tidak ditangani secara optimal yang ditandai dengan penurunan sistem imun secara progresif akibat berkurangnya jumlah sel CD4. Pemberian terapi antiretroviral (ARV) kombinasi menjadi strategi utama dalam pengendalian infeksi HIV melalui mekanisme penekanan replikasi virus, peningkatan status imunologis, serta pencegahan komplikasi infeksi oportunistik. Penelitian ini membandingkan efektivitas dua regimen terapi antiretroviral lini pertama, yaitu TLD (Tenofovir, Lamivudine, Dolutegravir) dan TLE (Tenofovir, Lamivudine, Efavirenz). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan nilai CD4, viral load, dan probabilitas ketahanan hidup pasien HIV/AIDS yang mendapatkan terapi ARV kombinasi TLD dan TLE di RSUP Dr. M. Djamil Padang periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif-analitik retrospektif dengan menggunakan data rekam medis dan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Analisis ketahanan hidup dilakukan menggunakan metode Kaplan-Meier dan uji log-rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regimen TLD secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan dan mempertahankan status imun berdasarkan nilai CD4 (p=0,002) serta menekan viral load (p=0,001) dibandingkan TLE. Namun tidak terdapat perbedaan bermakna pada probabilitas ketahanan hidup antara kedua kelompok terapi (p=0,697). Disimpulkan bahwa TLD memiliki keunggulan klinis dalam stabilitas imunologis dan menekan virus, sementara kedua regimen efektif dalam mempertahankan ketahanan hidup pasien HIV/AIDS.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | apt. Najmiatul Fitria, M.Farm, Ph.D ; apt. Dian Ayu Juwita, M.Farm |
| Uncontrolled Keywords: | HIV/AIDS; Antiretroviral;TLD; TLE; Ketahanan Hidup; Viral Load ; CD4 |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S1 Farmasi Farmasi |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 03:23 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 03:23 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522223 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric