HUBUNGAN POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DENGAN GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA REMAJA DI SMA N 15 PADANG

Fitri, Rahma (2026) HUBUNGAN POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DENGAN GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA REMAJA DI SMA N 15 PADANG. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (cover dan abstrak)
cover dan abstrak rahma.pdf - Published Version

Download (256kB)
[img] Text (bab 1)
bab 1 Rahma.pdf - Published Version

Download (207kB)
[img] Text (Bab Akhir (Kesimpulan))
BAB VII Penutup.pdf - Published Version

Download (133kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (212kB)
[img] Text (Tugas Akhir FULL TEXT)
Skripsi Rahma Fitri_2211313002.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Gangguan mental emosional pada remaja masih sering ditemukan dan berdampak pada fungsi sosial, akademik, serta kesejahteraan psikologis. Salah satu faktor yang berperan adalah pola komunikasi orang tua, khususnya dalam aspek keterbukaan dan penyampaian pesan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola komunikasi orang tua dengan gangguan mental emosional pada remaja di SMAN 15 Padang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah siswa kelas X dan XI dengan sampel sebanyak 151 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Penelitian dilaksanakan pada September 2025 hingga Januari 2026. Instrumen yang digunakan adalah Family Communication Patterns (FCP) dan Self Reporting Questionnaire-20 (SRQ-20). Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor pola komunikasi orang tua sebesar 98,12 dan rerata skor gangguan mental emosional sebesar 6,87, yang berada pada tingkat sedang. Terdapat hubungan signifikan antara pola komunikasi orang tua dan gangguan mental emosional (p = 0,001; r = −0,302) dengan arah negatif. Artinya, semakin baik pola komunikasi orang tua, semakin rendah kecenderungan gangguan mental emosional pada remaja. Oleh karena itu, disarankan agar orang tua meningkatkan kualitas komunikasi, terutama dalam keterbukaan dan penyampaian pesan emosional, guna mendukung kesehatan mental remaja.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ns. Dewi Eka Putri, M.Kep., Sp.Kep.J; Ns. Bunga Permata Wenny, S.Kep,M.Kep
Uncontrolled Keywords: Remaja; Pola Komunikasi Orang Tua; Gangguan Mental Emosional
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 06 Apr 2026 10:38
Last Modified: 06 Apr 2026 10:38
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522200

Actions (login required)

View Item View Item