Rasyid, Abdul (2026) Hubungan Kadar Cancer Antigen 15-3 dengan Kekambuhan Pada Pasien Kanker Payudara. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover)
01. Cover.pdf - Published Version Download (457kB) |
|
|
Text (02. BAB 1 Pendahuluan)
02. BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (371kB) |
|
|
Text (03. BAB 7 Penutup)
03. BAB 7 Penutup.pdf - Published Version Download (350kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (388kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kanker payudara merupakan keganasan yang berasal dari sel epitel duktus atau lobulus payudara dengan angka insiden dan mortalitas yang tinggi serta memiliki risiko kekambuhan setelah diberikan terapi. Kekambuhan kanker payudara berkontribusi terhadap penurunan angka ketahanan hidup pasien sehingga perlu pemantauan yang efektif untuk mendeteksi dini kekambuhan. Cancer Antigen 15-3 (CA 15-3) merupakan tumor marker yang banyak digunakan dalam praktik klinis pemantauan kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar CA 15-3 dengan kejadian kekambuhan kanker payudara. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan retrospektif. Sampel berjumlah 206 pasien kanker payudara. Data diperoleh dari rekam medis di RS M. Djamil tahun 2019–2024. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Pasien kanker payudara yang mengalami kekambuhan terbanyak pada rentang usia 40–60 tahun (66%), Subtipe Luminal B (46,6%), dan Stadium III (65%). Pasien tanpa kekambuhan terbanyak memiliki kadar CA 15-3 rendah (73,8%) dan pasien dengan kekambuhan terbanyak memiliki kadar CA 15-3 tinggi (64,1%). Lokasi kekambuhan paling banyak adalah tulang (23,3%). Pasien kadar CA 15-3 rendah yang mengalami kekambuhan terbanyak di payudara ipsilateral (37,5%), kadar CA 15-3 sedang terbanyak di tulang dan otak (23,1%), dan kadar CA 15-3 tinggi terbanyak di tulang (24,2%). Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kadar CA 15-3 dengan kekambuhan kanker payudara (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kadar CA 15-3 dengan kekambuhan pada pasien kanker payudara sehingga pemeriksaan CA 15-3 dapat digunakan sebagai parameter penunjang dalam pemantauan kekambuhan kanker payudara.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. dr. Wirsma Arif Harahap, Sp.B, Subsp. Onk (K); Dr. dr. Zelly Dia Rofinda, Sp.PK, Subsp.B.D.K.T(K), Subsp.H.K (K) |
| Uncontrolled Keywords: | Kanker Payudara; Kekambuhan; Tumor Marker; CA 15-3 |
| Subjects: | R Medicine > RD Surgery |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 07:36 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 07:36 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522007 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]