Hubungan Self-Stigma dan Perasaan Kesepian dengan Kualitas Hidup Orang Dengan HIV di Puskesmas Seberang Padang Tahun 2025

Hardjana, Gerry Hardjana (2026) Hubungan Self-Stigma dan Perasaan Kesepian dengan Kualitas Hidup Orang Dengan HIV di Puskesmas Seberang Padang Tahun 2025. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (286kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (297kB)
[img] Text (BAB VII)
BAB VII.pdf - Published Version

Download (219kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (280kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

HIV merupakan penyakit kronis yang dapat memengaruhi aspek fisik, psikologis, dan sosial penderitanya. Orang dengan HIV (ODHIV) kerap menghadapi stigma, baik dari lingkungan maupun dari dalam diri sendiri (self-stigma), serta perasaan kesepian yang berpotensi menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-stigma dan perasaan kesepian dengan kualitas hidup orang dengan HIV di Puskesmas Seberang Padang tahun 2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan bersifat korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien HIV aktif di Puskesmas Seberang Padang sebanyak 60 orang dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi WHOQOL-HIV BREF untuk mengukur kualitas hidup, Berger HIV Stigma Scale untuk mengukur self-stigma, dan UCLA Versi 3 untuk mengukur kesepian. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara self-stigma dengan kualitas hidup (p = 0,796), sedangkan kesepian memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas hidup (p = 0,005). Dengan demikian, kesepian merupakan faktor psikososial yang berpengaruh terhadap kualitas hidup ODHIV, sementara self-stigma tidak menunjukkan hubungan pada penelitian ini. Oleh karena itu, intervensi keperawatan yang berfokus pada pengurangan kesepian melalui dukungan sosial dan konseling dapat membantu meningkatkan kualitas hidup orang dengan HIV.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Mohd. Jamil, S.Kp., M.Biomed; Ns. Dally Rahman, M.Kep., Sp.Kep.M.B
Uncontrolled Keywords: HIV; self-stigma; kesepian; kualitas hidup; keperawatan
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 20 Apr 2026 03:42
Last Modified: 20 Apr 2026 03:42
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520193

Actions (login required)

View Item View Item