Iqbal, Muhammad (2026) Pengaruh Persentase Penambahan Serbuk Mos2 pada Cairan Pendingin Dromus Terhadap Kekasaran Permukaan pada Proses Membubut Baja Karbon Rendah Menggunakan Pahat Karbida Lapis. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (193kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (99kB) |
|
|
Text (BAB 5 Penutup)
BAB V PENUTUP.pdf - Published Version Download (68kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (101kB) |
|
|
Text (skripsi fulltext)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Cairan pendingin dromus dapat secara efektif untuk mengurangi gesekan dan panas yang terjadi saat proses pemesinan. Pada penelitian ini, cairan pendingin yang dicampurkan dengan serbuk Molybdenum Disulfide (MoS₂) akan dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi persentase penambahan serbuk Moblybdenum Disulfide (MoS₂) pada cairan pendingin dromus terhadap kekasaran permukaan baja karbon rendah selama proses pembubutan. Tujuannya adalah untuk mengetahui persentase Moblybdenum Disulfide (MoS₂) yang optimal dalam mencapai kekasaran permukaan terendah. Parameter pada penelitian ini termasuk benda kerja yang digunakan adalah baja karbon rendah (ST-37) yang diberikan variasi persentase penambahan serbuk Moblybdenum Disulfide (MoS₂) berbeda-beda, yaitu 0%, 2%, 4%, dan 6% sambil mempertahankan kecepatan spindel konstan sebesar 1170 rpm, gerak makan sebesar 0,1 mm/putaran dan kedalaman potong sebesar 0,5 mm. Kekasaran permukaan benda kerja diukur menggunakan Surface Roughness Tester. Data hasil pengukuran dianalisis secara statistik menggunakan metode ANOVA (Analysis of Variance) dan menggunakan uji lanjutan (Post Hoc Test) menggunakan metoda Tukey HSD. Nilai Ra terendah sebesar 2,72 µm diperoleh pada campuran Dromus dengan 6% serbuk MoS₂, sedangkan nilai Ra tertinggi sebesar 3,48 µm terdapat pada penggunaan Dromus tanpa penambahan MoS₂. Hasil pemelitian menunjukkan bahwa peningkatan campuran MoS2 hingga 4% mampu secara signifikan meminimalkan kekasaran permukaan. Penurunan kekasaran permukaan ini disebabkan oleh sifat pelumasan MoS₂ yang mampu mengurangi gesekan antara pahat dan benda kerja, sehingga meningkatkan kualitas hasil pembubutan. Namun penambahan yang melebihi dari 4% tidak memberikan pengaruh yang signifikan karena adanya pengendapan serbuk MoS2. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan efisiensi pemesinan dan kualitas permukaan produk di industri manufaktur.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ismet Hari Mulyadi, Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | Cairan pendingin dromus, Kekasaran Permukaan, MoS₂, Baja Karbon Rendah. |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin |
| Depositing User: | S1 Teknik Mesin |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 04:32 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 04:32 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519414 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric