PENGARUH PROGRAM LATIHAN AEROBIK TERHADAP PERUBAHAN NILAI HANDGRIP STRENGTH PADA PASIEN GAGAL JANTUNG DENGAN FRAKSI EJEKSI MENURUN

IBNUL, AMIN (2026) PENGARUH PROGRAM LATIHAN AEROBIK TERHADAP PERUBAHAN NILAI HANDGRIP STRENGTH PADA PASIEN GAGAL JANTUNG DENGAN FRAKSI EJEKSI MENURUN. Spesialis thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER_ABSTRAK_merged (8).pdf - Published Version

Download (725kB)
[img] Text (BAB I pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (987kB)
[img] Text (Bab Akhir)
BAB AKHIR.pdf - Published Version

Download (404kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (918kB)
[img] Text (Full Teks)
FULL TEKS.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (16MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK Nama : Ibnul Amin Program Studi : Jantung dan Pembuluh Darah Program Spesialis Judul : Pengaruh Program Latihan Aerobik terhadap Perubahan Nilai Handgrip Strength pada Pasien Gagal Jantung dengan Fraksi Ejeksi Menurun Latar Belakang : Pasien gagal jantung dengan fraksi ejeksi menurun (HFrEF) sering mengalami penurunan kekuatan otot rangka. Handgrip strength (HGS) merupakan indikator sederhana yang berkorelasi dengan kapasitas fungsional dan prognosis. Latihan aerobik dalam rehabilitasi kardiovaskular berpotensi memperbaiki HGS, namun data lokal masih terbatas Tujuan Penelitian : Menilai pengaruh program latihan aerobik terhadap perubahan rerata HGS pada pasien HFrEF Metode Penelitian : Studi retrospektif pada pasien HFrEF yang menyelesaikan 12 sesi latihan aerobik intensitas ringan–sedang di Instalasi Pusat Jantung Terpadu RSUP Dr. M. Djamil Padang (Februari–September 2025). Protokol: pemanasan 5–10 menit, sepeda statis 5–10 menit, treadmill 10–15 menit per sesi. Data diambil dari registri dan rekam medis (September–Oktober 2025). HGS diukur dengan dinamometer elektronik Camry sebelum dan sesudah program. Uji Shapiro–Wilk untuk normalitas; analisis perubahan menggunakan paired t-test atau Wilcoxon, bermakna pada p<0,05. Hasil Penelitian : Sebanyak 31 pasien dianalisis; mayoritas laki-laki (93,5%), usia rerata 57 (20-71) tahun, IMT 22,6 ±2,5 kg/m²; etiologi tersering penyakit jantung koroner (93,5%); EF rerata 33 (17-40) %. Setelah program, terjadi perbaikan hemodinamik: tekanan darah sistolik dan saturasi oksigen meningkat/menurun signifikan, sedangkan diastolik dan denyut nadi istirahat menurun namun tidak signifikan (p>0,05). Kapasitas fungsional membaik bermakna: +1,2 METs dan +18 m pada 6MWT (p<0,05). Utama, HGS meningkat rata-rata ~2,9 kg dari pra ke pasca latihan dengan perbedaan bermakna statistik (p<0,05). Kesimpulan : Rehabilitasi kardiovaskular berbasis latihan aerobik pada pasien HFrEF secara bermakna meningkatkan handgrip strength, disertai perbaikan kapasitas fungsional dan beberapa parameter hemodinamik. HGS layak dipertimbangkan sebagai parameter tambahan untuk memantau keberhasilan program. Diperlukan penelitian prospektif dengan sampel lebih besar (mis.

Item Type: Thesis (Spesialis)
Supervisors: dr. CITRA KIKI KREVANI, Sp.JP (K) ; Dr. dr. YOSE RAMDA ILHAMI, Sp.JP (K) ; Prof. Dr. dr. AISYAH ELLIYANTI, Sp.KN (K), M.Kes
Uncontrolled Keywords: HFrEF; latihan aerobik; handgrip strength; rehabilitasi kardiovaskular; kapasitas fungsional.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > Sp-1 Jantung dan Pembuluh Darah
Depositing User: Sp-1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 28 Jan 2026 04:20
Last Modified: 28 Jan 2026 04:20
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518718

Actions (login required)

View Item View Item