Hubungan Resiliensi dengan Kepatuhan pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis di Rumah Sakit Tk.III dr. Reksodiwiryo Padang

Surliani, Fabelia (2026) Hubungan Resiliensi dengan Kepatuhan pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis di Rumah Sakit Tk.III dr. Reksodiwiryo Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (68kB)
[img] Text (Pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (122kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (191kB)
[img] Text (Penutup)
PENUTUP.pdf - Published Version

Download (38kB)
[img] Text (Full Text)
SKRIPSI FABELIA SURLIANI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Pada pasien dengan penyakit kronis khususnya yang menjalani hemodialisis, resiliensi memiliki peran penting dalam membentuk motivasi pasien untuk melakukan self-management yang berdampak pada kepatuhan terhadap terapi hemodialisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan kepatuhan pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Tk. III dr. Reksodiwiryo Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasi dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 63 responden yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode total sampling. Instrumen yang digunakan adalah Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) untuk mengukur tingkat resiliensi dan End-Stage Renal Disease Adherence Questionnaire (ESRD-AQ) untuk menilai kepatuhan pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher Exact Test. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat resiliensi tinggi (60,3%) dan mayoritas responden patuh terhadap terapi hemodialisis (93,7%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara resiliensi dengan kepatuhan pasien hemodialisis dengan nilai p value = 0,000 (<0,05). Meskipun demikian, masih ditemukan pasien dengan resiliensi rendah yang menunjukkan ketidakpatuhan terhadap terapi. Oleh karena itu, disarankan agar tenaga kesehatan, khususnya perawat, menerapkan pendekatan dalam memberikan edukasi dan konseling terkait guna meningkatkan resiliensi terhadap kepatuhan pasien hemodialisis.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ns. Devia Putri L, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep. M.B.; Ns. Rika Fatmadona., M. Kep., Sp. Kep. M.B.
Uncontrolled Keywords: Hemodialisis; Kepatuhan; Penyakit Ginjal Kronis; Resiliensi
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 27 Jan 2026 04:00
Last Modified: 27 Jan 2026 04:00
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518531

Actions (login required)

View Item View Item