Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik dengan Fatigue pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RS Tk.III Dr. Reksodiwiryo

Zahra, Nadia (2026) Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik dengan Fatigue pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RS Tk.III Dr. Reksodiwiryo. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover+Abstrak)
Cover+Abstrak.pdf - Published Version

Download (401kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (287kB)
[img] Text (BAB VII)
BAB VII.pdf - Published Version

Download (208kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (282kB)
[img] Text (FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit kronik yang banyak dialami oleh pasien yang menjalani terapi hemodialisa dan sering disertai gejala fatigue yang dapat memengaruhi kemampuan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan tingkat fatigue pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian berjumlah 63 pasien GGK yang menjalani hemodialisa secara rutin dengan teknik total sampling. Tingkat aktivitas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), sedangkan tingkat fatigue diukur menggunakan Functional Assessment of Chronic Illness Therapy–Fatigue Scale (FACIT-FS) berdasarkan kondisi responden selama tujuh hari terakhir. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengisian kuesioner. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik ringan (56 responden) dan aktivitas fisik sedang (7 responden), dengan median skor fatigue sebesar 26,00. Uji Mann Whitney U Test menunjukkan terdapat perbedaan tingkat fatigue yang bermakna berdasarkan tingkat aktivitas fisik (p = 0,017), di mana responden dengan aktivitas fisik sedang memiliki tingkat fatigue yang lebih ringan dibandingkan responden dengan aktivitas fisik rendah. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tingkat aktivitas fisik berhubungan secara signifikan dengan tingkat fatigue pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Oleh karena itu, pasien disarankan untuk melakukan aktivitas fisik ringan hingga sedang secara teratur sesuai dengan kondisi klinis, serta tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan edukasi dan pendampingan terkait aktivitas fisik sebagai bagian dari upaya pengelolaan fatigue pada pasien hemodialisa.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Esi Afriyanti, S.Kp., M.Kes; Ns. Dally Rahman, M.Kep., Sp.Kep.M.B
Uncontrolled Keywords: Aktivitas Fisik; Fatigue; Gagal Ginjal Kronik; Hemodialisa
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 27 Jan 2026 04:01
Last Modified: 27 Jan 2026 04:01
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518484

Actions (login required)

View Item View Item