Tiara, Widora (2026) Pengaruh Penggunaan Tabir Surya Terhadap Kejadian Akne Vulgaris pada Mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Angkatan 2023. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (277kB) |
|
|
Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version Download (221kB) |
|
|
Text (BAB VII Penutup)
BAB VII Penutup.pdf - Published Version Download (223kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (248kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Akne vulgaris merupakan masalah kulit yang sangat umum terjadi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya paparan sinar matahari. Paparan sinar ultraviolet dari matahari mengakibatkan penurunan fungsi barrier kulit sehingga penting untuk menggunakan tabir surya sebagai bentuk perlindungan pada kulit, tidak terkecuali bagi individu yang beraktivitas di dalam ruangan. Pemilihan dan penggunaan tabir surya yang kurang tepat dapat memicu terjadinya pembentukan lesi akne vulgaris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tabir surya terhadap kejadian akne vulgaris pada mahasiswa pendidikan dokter fakultas kedokteran Universitas Andalas angkatan 2023. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional dengan besar sampel sebanyak 57 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Diagnosis akne vulgaris ditegakkan melalui penghitungan lesi menggunakan foto wajah. Perilaku penggunaan tabir surya diperoleh melalui pengisian kuesioner yang disebarkan melalui Google Form. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dan Fisher’s Exact Test. Kasus akne vulgaris derajat ringan paling banyak ditemukan (78,9%). Jenis tabir surya yang digunakan terbanyak adalah sediaan losion (38,6%), memiliki komposisi dasar oil-based (64,9%), nilai SPF 50 (49,1%). Mayoritas responden menggunakan tabir surya sesuai dengan dosis yang dianjurkan (73,7%), dan mengulangi pemakaian (63,2%) lebih dari 2 jam sekali (50,9%). Uji chi-square dan Fisher’s Exact menunjukkan nilai p > 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara penggunaan tabir surya terhadap kejadian akne vulgaris pada mahasiswa pendidikan dokter fakultas kedokteran Universitas Andalas angkatan 2023. Akan tetapi, terlihat pola yang konsisten secara klinis berdasarkan proporsi distribusinya.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | dr. Rina Gustia, Sp. DVE, Subsp. DA, FINSDV, FAADV |
| Uncontrolled Keywords: | akne vulgaris, paparan sinar ultraviolet, tabir surya |
| Subjects: | R Medicine > RL Dermatology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 07:26 |
| Last Modified: | 23 Jan 2026 07:26 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517885 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric