Putri, Rahma Yulia (2026) Tingkat Kesesuaian Real-Time Reverse Transcriptase PCR dengan Nested PCR dalam Identifikasi Virus Dengue pada Pasien Demam Berdarah Dengue Secara Molekuler. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover dan Abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version Download (268kB) |
|
|
Text (02. Bab 1)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (144kB) |
|
|
Text (03. Bab 7)
Bab 7 Penutup.pdf - Published Version Download (105kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
daftar pustaka.pdf - Published Version Download (193kB) |
|
|
Text (05. Full Text)
skripsi full text rahma yulia putri.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Demam Berdarah dengue (DBD) menjadi masalah serius di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Diperlukan inovasi uji diagnostik cepat dan akurat untuk mengurangi risiko perburukan penyakit. qRT-PCR dan nested PCR adalah metode molekuler yang cepat, spesifik, dan sensitif untuk deteksi RNA virus. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dan tingkat kesesuaian kedua metode dalam mengidentifikasi virus dengue (DENV) secara molekuler. Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan studi cross-sectional yang dilakukan pada Februari-September 2025, di Laboratorium Pusat Diagnostik Riset Penyakit Infeksi (PDRPI). Sampel yang digunakan adalah 37 serum pasien DBD dari Rumah Sakit Bunda Medical Centre (BMC) Padang, yang diambil secara acak (simple random sampling) setelah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel diuji menggunakan metode qRT-PCR dan nested PCR. Tingkat kesesuaian hasil diagnosis dianalisis menggunakan uji Kappa Cohen. Dari 37 sampel, hasil identifikasi virus dengue pada pasien demam berdarah dengan metode qRT-PCR didapatkan sebanyak 35 sampel positif dan 2 sampel negatif, sedangkan dengan metode nested PCR didapatkan sebanyak 36 sampel positif dan 1 sampel negatif. qRT-PCR lebih unggul dalam mendeteksi infeksi ganda, sedangkan Nested PCR lebih unggul dalam mendeteksi infeksi tunggal. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kesesuaian antara metode qRT-PCR dan nested PCR berdasarkan hasil uji Kappa Cohen menunjukkan tingkat kesesuaian adalah good concordant atau tingkat kesesuaian yang baik antara kedua metode (p-Value =0,000). Kedua metode memiliki tingkat kesepakatan yang baik dan signifikan secara statistik, serta dapat dimanfaatkan dalam diagnosis DBD.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dra. Elmatris, Sy, MS ; Dr. dr. Linosefa, Sp.MK |
| Uncontrolled Keywords: | Virus Dengue; DBD; qRT-PCR; Nested PCR; Uji Cohen’s Kappa |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Ilmu Biomedis |
| Depositing User: | S1 Ilmu Biomedis |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 07:13 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 07:13 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517721 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric