Literasi Visual Cerita Rakyat Malin Kundang Untuk Kelompok Masyarakat Disabilitas Rungu

Julianti, Selvi, Dwi (2026) Literasi Visual Cerita Rakyat Malin Kundang Untuk Kelompok Masyarakat Disabilitas Rungu. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (300kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1 BEBAS PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (258kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V BEBAS PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (113kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA BEBAS PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (168kB)
[img] Text (Skripsi Full Teks)
Skripsi Selvi Dwi Julianti + TURNITIN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini berjudul Literasi Visual Cerita Rakyat Malin Kundang untuk Kelompok Masyarakat Disabilitas Rungu. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan keterbatasan akses masyarakat disabilitas rungu terhadap cerita rakyat yang umumnya disampaikan secara lisan atau berbasis audio. Cerita rakyat, khususnya legenda Malin Kundang, memiliki nilai pendidikan karakter dan budaya yang penting untuk diwariskan, sehingga perlu ditransformasikan ke dalam bentuk yang lebih inklusif agar dapat diakses oleh semua kalangan. Tujuan penelitian ini adalah menciptakan bentuk aset visual cerita rakyat Malin Kundang yang sarat akan muatan pendidikan serta mudah dipahami oleh masyarakat disabilitas rungu, sekaligus menghimpun respon dan tanggapan dari masyarakat disabilitas rungu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori transformasi media dan metode sastra bandingan yang melibatkan analisis variasi teks cerita Malin Kundang, penyusunan naskah, wawancara dengan komunitas GERKATIN dan juru bahasa isyarat, serta pembuatan media visual berupa video ilustrasi yang dilengkapi dengan teks dan bahasa isyarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan tiga variasi cerita Malin Kundang Ibunya Durhaka karya A.A. Navis, Rebab Pesisir Selatan Malin Kundang, dan Dongeng Pengantar Tidur Malin Kundang Anak Durhaka mengungkap perbedaan pada alur, karakter tokoh, penekanan nilai moral, dan konteks budaya. Temuan ini menjadi dasar penyusunan versi cerita yang lebih runtut dan komunikatif untuk ditransformasikan ke dalam bentuk visual. Transformasi cerita Malin Kundang ke dalam bentuk aset visual berhasil menghadirkan media pembelajaran dan hiburan yang lebih mudah dipahami oleh masyarakat disabilitas rungu. Visualisasi berupa ilustrasi, teks naratif, dan bahasa isyarat terbukti efektif dalam menyampaikan pesan moral dan nilai budaya Minangkabau. Tanggapan masyarakat disabilitas rungu menunjukkan penerimaan yang positif terhadap media ini, karena mampu meningkatkan aksesibilitas informasi sekaligus memperkuat inklusi sosial.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Yerri Satria Putra, S.S., M.A; Bahren, S.S., M.A
Uncontrolled Keywords: Literasi visual; Malin Kundang; disabilitas rungu; transformasi media.
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
L Education > LA History of education
P Language and Literature > PK Indo-Iranian
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sastra Minangkabau
Depositing User: S1 Sastra Minangkabau
Date Deposited: 20 Jan 2026 07:33
Last Modified: 20 Jan 2026 07:33
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517310

Actions (login required)

View Item View Item