Imelinda, Imelinda (2025) Analisis Kandungan Zinc (Zn) dan Besi (Fe) pada Varietas Padi Lokal Sumatra Barat: Langkah Awal Biofortifikasi Untuk Penanganan Stunting. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
cover & abstrak.pdf - Published Version Download (409kB) |
![]() |
Text (BAB I (Pendahuluan))
BAB I.pdf - Published Version Download (370kB) |
![]() |
Text (BAB V (Penutup))
BAB V.pdf - Published Version Download (317kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (376kB) |
![]() |
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (18MB) | Request a copy |
Abstract
Stunting merupakan salah satu masalah serius kesehatan masyarakat di Indonesia, yang umumnya disebabkan oleh akibat kekurangan asupan mikronutrien seperti Zinc (Zn) dan Besi (Fe) selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Biofortifikasi merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kandungan gizi pada tanaman pangan, termasuk padi. Beberapa varietas unggul hasil biofortifikasi telah dikembangkan, namun informasi mengenai kandungan Zn dan Fe pada varietas padi lokal Sumatra Barat, khususnya yang bertekstur pera, masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan Zn dan Fe pada padi lokal asal Sumatra Barat. Penelitian diawali dengan eksplorasi varietas lokal dari lima kabupaten sentra produksi padi, dilanjutkan dengan penanaman sembilan varietas terpilih di lahan sawah Kelurahan Kapala Koto, Kota Padang, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan sembilan varietas sebagai taraf perlakuan dan tiga ulangan. Analisis kandungan Zn dan Fe dilakukan menggunakan metode X-Ray Fluorescence (XRF) yang divalidasi dengan metode Inductively Coupled Plasma (ICP) di BBPSI Padi Sukamandi, baik pada benih hasil eksplorasi maupun hasil panen. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi kandungan Zn dan Fe pada 27 varietas padi lokal Sumatra Barat. Beberapa varietas, seperti Puluik Mutia, Junjuang, dan Kuning Aro, menunjukkan kandungan mikronutrien yang mendekati varietas kontrol Inpari IR Nutri Zinc. Namun demikian, seluruh varietas menunjukkan penurunan kadar Zn dan Fe setelah penanaman. Penurunan kadar Zn paling signifikan terjadi pada varietas Lampai Kuniang, sedangkan penurunan Fe tertinggi ditemukan pada varietas Kahayan. Hasil ini mengindikasikan bahwa varietas padi lokal Sumatra Barat memiliki potensi sebagai sumber genetik untuk mendukung program pemuliaan padi biofortifikasi yang adaptif dan bergizi. Kata Kunci : Biofortifikasi, Mikronutrien, Padi, Stunting
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Dr. Ir. Gustian, MS; Ryan Budi Setiawan, SP., MSi |
Uncontrolled Keywords: | Biofortifikasi; Mikronutrien; Padi; Stunting |
Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi |
Depositing User: | S1 Agroteknologi Agroteknologi |
Date Deposited: | 15 Aug 2025 02:31 |
Last Modified: | 15 Aug 2025 02:31 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/502459 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |