POTENSI INTERAKSI OBAT ANTIPSIKOTIK PADA PASIEN SKIZOFRENIA PARANOID RAWAT JALAN DI RSJ Prof. Dr. HB SAANIN PADANG TAHUN 2015

Azhimatu, Rahmi (2017) POTENSI INTERAKSI OBAT ANTIPSIKOTIK PADA PASIEN SKIZOFRENIA PARANOID RAWAT JALAN DI RSJ Prof. Dr. HB SAANIN PADANG TAHUN 2015. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
COVER + ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (261kB) | Preview
[img] Text (TUGAS AKHIR ILMIAH)
SKRIPSI AZHIMATU RAHMI 1211014027.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat atau dikenal juga dengan sebutan psikosis. Gejala yang menyertai gangguan ini antara lain berupa halusinasi, ilusi, waham, gangguan proses pikir, kemampuan berpikir, serta tingkah laku aneh. Secara umum, terapi yang diberikan untuk skizofrenia adalah antipsikotik. Pada pengobatan pasien skizofrenia paranoid obat antipsikotik biasanya dikombinasi dengan obat-obat lain seperti antikolinergik dan antidepresan. Pemberian antipsikotik secara bersamaan dengan obat-obatan lain dapat meningkatkan terjadinya interaksi obat yang boleh jadi merugikan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi interaksi obat pada pasien skizofrenia paranoid. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan metode retrospektif. Penelitian ini dilakukan di RSJ Prof. Dr. HB Saanin Padang yang dianalisis adalah melihat faktor resiko berupa jenis kelamin, usia dan jumlah obat yang diterima pasien dan hubungannya dengan interaksi obat antara lain mengetahui interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan (minor, oderat, mayor) dan berdasarkan mekanismenya (farmakokinetik, farmakodinamik, unknown). Sampel penelitian adalah pasien skizofrenia paranoid rawat jalan pada tahun 2015. Analisis data secara statistic dengan uji chi-square. Interaksi obat ditentukan menggunakan Drug Interaction Facts dan Drugs.com. Hasil penelitian interaksi obat terjadi pada 287 pasien (75%). Kombinasi obat yang berpotensi berinteraksi adalah chlorpromazintrihexyphenidyl (19%), haloperidol-trihexyphenidyl (16%) serta risperidonfluoxetin; trifluoperazin-trihexyphenidyl (9%). Berdasarkan tingkat keparahan interaksi obat antipsikotik terdiri dari 16% keparahan minor, 62 % keparahan moderat dan 22 % keparahan mayor. Berdasarkan Interaksi obat berdasarkan mekanisme terbagi atas 3 yang terdiri dari interaksi farmakokinetik (71%), interaksi farmakodinamik (5%) dan interaksi unknown (24%). Dengan menggunakan uji statistik chi-square ditemukan terdapat hubungan yang bermakna antara umur pasien dan jumlah obat yang dikonsumsi dengan jumlah interaksi obat yang teridentifikasi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Fakultas Farmasi
Depositing User: s1 Fakultas Farmasi
Date Deposited: 30 Mar 2017 07:36
Last Modified: 30 Mar 2017 07:36
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/20785

Actions (login required)

View Item View Item