Rachmalia, Pertiwi (2023) MANAJEMEN ISU ORGANISASI PERANGKAT DAERAH PADA PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT (Studi Kasus Pembelian Mobil Dinas Gubernur dan Wakil Gubernur di Masa Pandemi). Diploma thesis, Universitas Andalas.
|
Text (cover+abstrak)
cover+abstrak.pdf - Published Version Download (124kB) | Preview |
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (150kB) |
||
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (142kB) | Preview |
|
|
Text (Bab 5 Penutup)
Bab 5 Penutup.pdf - Published Version Download (70kB) | Preview |
|
Text (Full Text)
Final Skripsi_ Rachmalia Pertiwi_1810861022.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Pada tahun 2021 Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dihebohkan dengan adanya isu pembelian mobil dinas mewah Gubernur dan Wakil Gubernur yang mencapai Rp. 2 miliar. Pembelian mobil dinas ini menjadi polemik dikalangan publik hingga tingkat nasional karena dibeli pada waktu yang tidak tepat, yaitu saat pandemi Covid-19, sehingga Gubernur dan Wakil Gubernur dinilai tidak memiliki sense of crisis sebagai kepala daerah. Untuk itu perlu dilaksanakan manajemen isu terhadap permasalahan yang terjadi. Oleh karena itu, peneliti menjadikan permasalahan ini sebagai sebuah penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan manajemen isu pembelian mobil dinas Gubernur dan Wakil Gubernur di masa pandemi, mendeskripsikan koordinasi antara Biro Administrasi Pimpinan dan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik dalam manajemen isu, serta mendeskripsikan kendala yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian hasil penelitian ini dianalisis berdasarkan Model Manajemen Isu oleh Chase, Jones, and Crane. Hasil dari penelitian menyajikan tahapan manajemen isu oleh Biro Administrasi Pimpinan yaitu mulai dari identifikasi hingga pelaksanaan program isu, namun tidak melaksanakan tahapan evaluasi. Kemudian adanya koordinasi yang kurang baik antara Dua OPD yang terlihat dari masing-masing OPD mengatakan manajemen isu menjadi tanggung jawab mereka. Hal ini berkaitan dengan adanya perbedaan pelaksanaan tupoksi Organisasi Perangkat Daerah, sehingga kinerja Humas pemerintah berjalan kurang efektif.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Primary Supervisor: | Dr. Emeraldy Chatra, M.I.Kom |
Uncontrolled Keywords: | Biro Administrasi Pimpinan, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Manajemen Isu, Mobil Dinas |
Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi |
Depositing User: | s1 ilmu komunikasi |
Date Deposited: | 08 Mar 2023 02:33 |
Last Modified: | 08 Mar 2023 02:44 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/200252 |
Actions (login required)
View Item |