PERENCANAAN FLOATING PHOTOVOLTAIC 48 MW DI DANAU SINGKARAK YANG TERKONEKSI PADA GRID SUMATERA BARAT

Agung, Thoriq Kurnia (2022) PERENCANAAN FLOATING PHOTOVOLTAIC 48 MW DI DANAU SINGKARAK YANG TERKONEKSI PADA GRID SUMATERA BARAT. Diploma thesis, Universitas andalas.

[img] Text (Cover dan abstrak)
Cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (138kB)
[img] Text (Bab 1)
Bab 1.pdf - Published Version

Download (44kB)
[img] Text (Bab 5)
Bab 5.pdf - Published Version

Download (33kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (67kB)
[img] Text (Full text)
Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Aktivitas manusia seperti pembakaran energi fosil yang berlebihan adalah penyebab utama perubahan iklim. Perjanjian Paris mengikat seluruh negara untuk melakukan transisi energi menuju energi baru dan terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan. Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 menargetkan pembangunan EBT sebesar 20.923 MW demi mencapai target EBT 23% pada tahun 2025. Salah satu potensi EBT yang termuat adalah floating PV 48 MW Singkarak. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah melakukan perancangan PV, analisa ekonomis, mendapatkan lokasi dan mengetahui kualitas daya floating PV yang terkoneksi pada Grid Sumatera Barat. Pada perencanaan ini diambil dua gardu induk terdekat dengan Danau Singkarak sebagai kandidat koneksi PV ke grid yaitu GI Solok dan GI Padang Panjang. Untuk setiap kandidat lokasi dikumpulkan data iradiansinya, kemudian memilih modul PV, inverter, dan perhitungan sizing untuk penyusunan floating PV. Dengan PVSyst dilakukan perhitungan energi listrik yang dihasilkan PV dan analisa ekonomisnya. Untuk mengetahui efek koneksi PV ke grid dilakukan simulasi dengan DigSilent Powerfactory. Dari hasil simulasi dan perhitungan didapatkan perancangan floating PV 48 MW di Danau Singkarak yang paling baik terkoneksi dengan GI Solok. Energi yang dihasilkan melalui simulasi PVsyst adalah 68.959 MWh/year. Aspek ekonomis LCOE seharga 6,8cUSD/kWh, NPV 8.595.412 USD, RoI 12%, dan payback periode dalam 20,9 tahun. Simulasi Digsilent menunjukkan rugi-rugi daya meningkat dari 6,84 MW menjadi 7,52 MW, kondisi tegangan sistem sedikit meningkat dari yang paling rendah 0,977 p.u. menjadi 0,98 p.u, dan THDv sebesar 2,14% pada tegangan 150 kV yang masih dalam batas wajar. Kata Kunci : EBT, floating PV, RUPTL 2021-2030, PVSyst, DigSilent Powerfactory

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknik > Elektro
Depositing User: S1 Teknik Elektro
Date Deposited: 02 Sep 2022 08:11
Last Modified: 02 Sep 2022 08:11
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/112486

Actions (login required)

View Item View Item