Syahli, Muhammad Luthfi (2026) Optimasi Proses Changeover Mesin Stripping Obat Tablet Dengan Metode Single Minutes Exchange Of Dies (SMED) pada PT XYZ. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (5MB) |
|
|
Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (280kB) |
|
|
Text (Bab IV)
03. Bab IV.pdf - Published Version Download (221kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (200kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (12MB) | Request a copy |
Abstract
Industri farmasi dituntut untuk senantiasa meningkatkan efisiensi operasional guna memastikan ketersediaan produk obat yang aman, tepat waktu, dan berkualitas tinggi sesuai dengan standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) 2024. PT XYZ, sebagai produsen sediaan farmasi, menghadapi kendala serius berupa tingginya waktu changeover pada mesin stripping Indomach IM-300 yang merupakan mesin paling produktif di lantai produksi. Berdasarkan data historis periode September-Oktober 2024, durasi cleaning mayor kerap mencapai 150 menit dengan standar perusahaan 120 menit dan durasi setup mayor mencapai 90 menit dengan standar perusahaan 75 menit. Keterlambatan ini mengakibatkan mundurnya jadwal produksi, peningkatan lead time, serta adanya pemborosan gerakan (waste of motion) operator yang belum menerapkan prinsip ekonomi gerakan dalam mencari alat bantu kerja. Single Minute Exchange of Dies (SMED) merupakan sebuah metodologi perbaikan terstruktur untuk mengurangi waktu proses pergantian (Changeover) mesin. Tujuan utama dari metode ini adalah mereduksi waktu henti (downtime) peralatan dengan cara mengonversi aktivitas internal setup menjadi external setup, serta mengefisiensikan sisa langkah kerja dengan mengkombinasikan menggunakan fishbone diagram untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada pengurangan waktu proses changeover menggunakan metodologi SMED, agar produk yang telah dijadwalkan tidak mengalami keterlambatan dan tingkat kepuasan pelanggan senantiasa dapat dipertahankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode SMED berhasil mereduksi durasi dan jumlah aktivitas pemborosan secara signifikan. Pada proses cleaning, total aktivitas berkurang dari 69 menjadi 47 aktivitas, berhasil mengeliminasi aktivitas NVA hingga 0%, dan menyisakan aktivitas NNVA sebesar 5%. Reduksi ini memangkas waktu baku operator dari 190,74 menit menjadi 162,34 menit, petugas sortir 1 dari 127,18 menit menjadi 111,63 menit, dan petugas sortir 2 dari 104,58 menit menjadi 86,90 menit, dengan total penghematan durasi kumulatif sebesar 15,17%. Sementara itu, pada proses setup mesin, total aktivitas berkurang dari 43 menjadi 37 aktivitas, dimana tidak ada aktivitas NVA dan NNVA menjadi 3 aktivitas (11%). Hal ini berhasil memangkas total waktu setup (waktu baku) secara drastis sebesar 43,03% yaitu dari yang semula 122,76 menit menjadi 69,95 menit, sehingga telah memenuhi standar target yang ditetapkan oleh perusahaan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Ir. Dina Rahmayanti, S.T., M.Eng. |
| Uncontrolled Keywords: | Changeover; Cleaning; Mesin IM-300; SMED; Setup |
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri |
| Depositing User: | S1 Teknik Industri |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 04:44 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 04:44 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534397 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric