Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Persalinan Preterm Di RSIA Cicik Padang Tahun 2024

Namandasari, Athiya Safira (2026) Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Persalinan Preterm Di RSIA Cicik Padang Tahun 2024. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (382kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (322kB)
[img] Text (BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version

Download (261kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (317kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) Indonesia menduduki peringkat kedua di Asia Tenggara. Salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap tingginya AKI dan AKB adalah persalinan preterm. Persalinan preterm merupakan kelahiran yang terjadi sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu. Persalinan preterm dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah faktor non-obstetrik, yaitu anemia. Anemia adalah defisiensi zat gizi pada ibu hamil yang ditandai dengan jumlah dari hemoglobin (Hb) dalam tubuh yang rendah, yaitu kurang dari 11 g/dL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anemia pada ibu hamil dengan kejadian persalinan preterm. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan metode cross-sectional. Penelitian dilaksanakan dari Bulan Mei 2026 hingga Juni 2026 di Rumah Sakit Ibu dan Anak Cicik Padang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling terhadap 1.687 data rekam medik pasien ibu hamil yang melakukan persalinan di RSIA Cicik Padang pada Tahun 2024. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square, dengan tingkat signifikansi α = 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 64 ibu hamil, terdapat 32 pasien ibu hamil yang melakukan persalinan aterm (50%) dan 32 pasien ibu hamil yang melakukan persalinan preterm (50%). Ibu hamil yang anemia didapatkan mencapai 27 Ibu (42.2%) dan ibu hamil yang tidak anemia sebanyak 37 ibu (57.8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara anemia pada ibu hamil dengan kejadian persalinan preterm (p < 0,05), dan ibu hamil yang anemia memiliki risiko 3,502 kali untuk mengalami persalinan preterm dibandingkan ibu hamil yang tidak anemia.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. dr. Vaulinne Basyir, SpOG, Subsp. K.Fm.; Prof. Dr. Dra. Apt. Elly Usman, M.Si
Uncontrolled Keywords: Anemia; Ibu Hamil; Persalinan preterm; Hemoglobin
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 05 Oct 2026 02:18
Last Modified: 05 Oct 2026 02:18
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532579

Actions (login required)

View Item View Item