Alisya, Shafira Sari (2026) Uji Kemampuan Adsorpsi Serbuk Mahkota Nanas dalam Penyisihan Timbal (Pb) dari Air Tanah dengan Sistem Adsorpsi Batch. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01 Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
02 BAB I.pdf - Published Version Download (452kB) |
|
|
Text (BAB V)
03 BAB V.pdf - Published Version Download (350kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04 Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (540kB) |
|
|
Text (Skripsi fulltext)
05 Skripsi fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Pencemaran logam timbal (Pb) pada air tanah dapat menurunkan kualitas air dan membahayakan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas serbuk mahkota nanas sebagai adsorben dalam menyisihkan Pb dari air tanah. Percobaan adsorpsi secara batch menggunakan larutan artifisial dilakukan untuk menentukan kondisi optimum berdasarkan ukuran partikel, dosis adsorben, pH, konsentrasi awal adsorbat, dan waktu kontak. Konsentrasi Pb dianalisis menggunakan AAS, sedangkan karakteristik adsorben dikaji dengan SEM-EDX dan FTIR. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan model isoterm dan kinetika adsorpsi. Kondisi optimum diperoleh pada ukuran partikel 0,075–0,25 mm, dosis adsorben 1,5 g/L, pH 6, konsentrasi awal Pb 1 mg/L, dan waktu kontak 120 menit dengan efisiensi penyisihan 85,61% serta kapasitas adsorpsi 0,57 mg/g. Proses adsorpsi mengikuti model isoterm Langmuir Tipe II (R² = 0,998; KL = 0,5935 L/mg; qm = 4,9863 mg/g) dan model kinetika pseudo-second-order (R² = 0,9903; k₂ = 0,1224 menit⁻¹), yang menunjukkan dominasi mekanisme kemisorpsi. Penerapan proses adsorpsi pada air tanah berkadar Pb 0,1 mg/L menghasilkan efisiensi penyisihan 71,58% dengan kapasitas adsorpsi 0,048 mg/g pada kondisi optimum, sedangkan pada pH asli air tanah (5,2) efisiensi penyisihan sebesar 42,49% dengan kapasitas 0,028 mg/g. Karakterisasi SEM-EDX menunjukkan permukaan adsorben yang kasar, berpori, dan berserat dengan dominasi unsur C dan O, sedangkan FTIR mengonfirmasi keberadaan gugus hidroksil, karbonil, dan karboksil sebagai situs aktif adsorpsi. Untuk meningkatkan kinerja adsorben, aktivasi masih diperlukan agar konsentrasi Pb hasil pengolahan memenuhi baku mutu air minum sebesar 0,01 mg/L, sesuai Permenkes No. 2 Tahun 2023 .
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Ir. Denny Helard, S.T., M.T., Ph.D ; Prof. Shinta Indah, S.Si., M.T., Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | adsorpsi; air tanah; serbuk mahkota nanas; sistem batch; timbal (Pb) |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | S1 Teknik Lingkungan |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 07:57 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 07:57 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530963 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric