Pengetahuan Kelompok Wanita Tani Bunda Atirah Mengenai Diversifikasi Pangan Lokal di Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang

Aisyah, Nur (2026) Pengetahuan Kelompok Wanita Tani Bunda Atirah Mengenai Diversifikasi Pangan Lokal di Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (479kB)
[img] Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (634kB)
[img] Text (03. Bab IV)
03. Bab IV.pdf - Published Version

Download (580kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (283kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengetahuan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunda Atirah mengenai diversifikasi pangan lokal di Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Latar belakang penelitian ini berangkat dari masih kuatnya anggapan bahwa makan belum kenyang apabila belum mengonsumsi nasi, sebuah pola pikir yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat dan menjadi tantangan utama dalam upaya diversifikasi pangan. KWT Bunda Atirah dibentuk sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk mendorong pemanfaatan pangan lokal di tingkat masyarakat, namun fenomena di lapangan menunjukkan bahwa keikutsertaan dalam sosialisasi dan pelatihan tidak serta-merta mengubah cara pandang dan perilaku konsumsi anggotanya. Penelitian ini berfokus pada dua hal: bagaimana anggota KWT mengkategorikan pangan lokal seperti ubi, jagung, dan singkong sebagai pengganti beras, serta bagaimana pengetahuan tersebut mempengaruhi perilaku konsumsi pangan mereka dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografis yang memungkinkan peneliti memahami secara mendalam sistem pengetahuan dan praktik keseharian informan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, terdiri atas ketua dan anggota KWT Bunda Atirah, penyuluh pertanian, serta pihak dari Dinas Pangan dan Perikanan Kota Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 17 anggota KWT yang telah mengikuti sosialisasi dan pelatihan diversifikasi pangan, tingkat pemahaman dan internalisasi pengetahuan tidak bersifat seragam. Hanya 2 anggota yang menunjukkan pemahaman paling mendalam dan perubahan pola konsumsi paling signifikan, dengan lebih sering dan lebih konsisten mengonsumsi pangan lokal dalam keseharian dibandingkan anggota lainnya. Sementara itu, sebagian besar anggota lainnya masih mengategorikan nasi sebagai makanan pokok utama, sehingga pangan lokal lebih banyak ditempatkan sebagai pelengkap atau hanya dikonsumsi pada momen tertentu. Temuan ini memperlihatkan bahwa pengetahuan tentang pangan lokal dipahami melalui kebiasaan makan yang telah lama membentuk anggapan bahwa nasi adalah sumber kenyang, sehingga pengetahuan baru dari sosialisasi belum sepenuhnya mengubah praktik konsumsi anggota dan dengan demikian peran KWT sebagai agen perubahan dalam mendorong diverifikasi pangan di masyarakat belum berjalan secara optimal.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dra. Ermayanti, M.Si; Dr. Yevita Nurti, M.Si
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan; Diversifikasi Pangan; Kelompok Wanita Tani; Pangan Lokal
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Antropologi Sosial
Depositing User: S1 Antropologi Sosial
Date Deposited: 16 Apr 2026 07:21
Last Modified: 16 Apr 2026 07:21
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522991

Actions (login required)

View Item View Item