Korelasi Nilai Lingkar Pinggang dan Tebal Lipatan Kulit Perut dengan Kadar Kolestrol Low Density Lipoprotein pada Mahasiswa Resistensi Insulin

Abdillah, Shofiya Kamila Nur'aini (2026) Korelasi Nilai Lingkar Pinggang dan Tebal Lipatan Kulit Perut dengan Kadar Kolestrol Low Density Lipoprotein pada Mahasiswa Resistensi Insulin. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (717kB)
[img] Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (452kB)
[img] Text (BAB Simpulan dan Saran)
BAB 7 .pdf - Published Version

Download (366kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (359kB)
[img] Text (Fulltext Skripsi)
(Skripsi Fulltext) Shofiya Kamila.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Akumulasi lemak abdominal berperan dalam patogenesis resistensi insulin dan peningkatan kadar kolesterol low-density lipoprotein (K-LDL). Lingkar pinggang dan tebal lipatan kulit perut merupakan metode antropometri sederhana untuk menilai distribusi lemak abdominal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kedua parameter tersebut dengan kadar K-LDL pada mahasiswa dengan resistensi insulin. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain potong lintang yang dilakukan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan data dilakukan pada Agustus 2025–Februari 2026. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Pearson untuk menilai hubungan lingkar pinggang dengan kadar K-LDL dan uji Spearman untuk menilai hubungan tebal lipatan kulit perut dengan kadar K-LDL, dengan tingkat signifikansi p<0,05. Sebanyak 45 responden (32 perempuan dan 13 laki-laki) dengan rerata usia 19,13 ± 1,68 tahun berpartisipasi dalam penelitian ini. Rerata lingkar pinggang pada perempuan dan laki-laki masing-masing adalah 79 ± 9,95 cm dan 96,85 ± 13,51 cm. Median tebal lipatan kulit perut adalah 22 mm (9–60 mm), sedangkan rerata kadar K-LDL adalah 92,69 ± 29,61 mg/dL. Terdapat korelasi positif lemah namun bermakna antara lingkar pinggang dan kadar K-LDL (r = 0,290; p = 0,027) serta antara tebal lipatan kulit perut dan kadar K-LDL (r = 0,312; p = 0,018). Simpulannya, lingkar pinggang dan tebal lipatan kulit perut berkorelasi dengan kadar K-LDL pada mahasiswa dengan resistensi insulin, meskipun kekuatan korelasinya lemah. Faktor lain seperti aktivitas fisik, pola makan, merokok, dan genetik berpotensi memengaruhi variabel penelitian dan perlu diteliti lebih lanjut.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. dr. Efrida, M. Kes, Sp. PK, Subsp. I.K.(K); dr. Fika Tri Anggraini. M.Sc, PhD
Uncontrolled Keywords: Lingkar pinggang; tebal lipatan kulit perut; kolesterol LDL; resistensi insulin.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 13 Mar 2026 02:15
Last Modified: 13 Mar 2026 02:15
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521508

Actions (login required)

View Item View Item