Profil Pasien Dengan Benda Asing Tenggorok di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2022-2024

Putri, Adelia Oktaviana (2026) Profil Pasien Dengan Benda Asing Tenggorok di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2022-2024. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (321kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (263kB)
[img] Text (BAB 6 Penutup)
BAB 6 Penutup.pdf - Published Version

Download (210kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (214kB)
[img] Text (Skripsi full text)
(FIXED) SKRIPSI FIX PUBLISH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Benda asing di tenggorok merupakan kondisi yang umum ditemukan pada seluruh kelompok usia. Kondisi ini memerlukan penanganan cepat untuk mencegah komplikasi serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien dengan benda asing tenggorok di RSUP Dr. M Djamil Padang tahun 2022 hingga 2024. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 337 pasien dengan benda asing tenggorok di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2022-2024. Pengambilan data dilakukan dengan teknik total sampling melalui rekam medis yang meliputi usia dan jenis kelamin, jenis dan lokasi benda asing, durasi, tatalaksana, serta komplikasi. Distribusi usia pasien yang paling banyak berada pada rentang usia 19 hingga 59 tahun (59,6%) dan jenis kelamin perempuan (53,1%). Jenis benda asing terbanyak berupa tulang ikan (93,2%), dengan keluhan utama berupa sensasi benda asing (68,2%), dan paling sering ditemukan pada tonsil (59,2%). Mayoritas kasus memiliki onset kurang dari 6 jam (83,4%) dan ditangani dengan prosedur ekstraksi (99,4%). Hampir seluruh pasien tidak mengalami komplikasi (96,7%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kejadian ini banyak terjadi pada perempuan pada kelompok usia dewasa, dengan tulang ikan yang tersangkut di tonsil sebagai penyebab utama. Sebagian besar kasus ditangani dengan ekstraksi tanpa komplikasi. Studi analitik lanjutan diperlukan untuk mengidentifikasi faktor risiko yang spesifik.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. dr. Ade Asyari, Sp. THT-BKL, Subsp. B.E(K), FICS; Dr. dr. Siti Nurhajjah, M.Si.Med
Uncontrolled Keywords: Cross sectional; Ekstraksi; Komplikasi
Subjects: R Medicine > RF Otorhinolaryngology
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 22 Jan 2026 04:47
Last Modified: 22 Jan 2026 04:47
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517378

Actions (login required)

View Item View Item